26 September 2020, 06:54 WIB

Kebijakan Isolasi Mandiri Terkesan Labil


Put/Hld/J-2 | Megapolitan

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta melunak mengenai aturan isolasi bagi warga yang wajib dilakukan di fasilitas pemerintah terutama di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Kali ini pemprov mempersilakan warga yang terpapar covid-19 tanpa gejala, khususnya mereka yang memiliki rumah cukup besar untuk melakukan isolasi mandiri di kediaman masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan hal itu disebabkan kemampuan finansial warga DKI Jakarta yang sangat heterogen. “Dengan syarat rumahnya harus memenuhi standar, seperti memiliki pen cahayaan yang baik, ventilasi, kamar tidur yang bisa terpisah dari keluarga yang lain, alat makannya, dan kamar mandinya. Setiap anggota keluarga juga harus memakai masker di dalam rumah untuk tetap menghindari risiko penularan,” kata Widyastuti, kemarin.

Puskesmas setempat, terang dia, juga akan melakukan asesmen terhadap rumah warga dan kesiapan keluarga
untuk menjalankan protokol kesehatan selama menjalani isolasi mandiri. Meski melakukan isolasi mandiri di rumah, petugas puskesmas bersama gugus tugas RW akan selalu melakukan pemantauan terhadap warga tersebut.

Keputusan isolasi mandiri terkesan labil. Pasalnya, Gubernur Anies Baswedan, saat mengumumkan pelaksanaan PSBB jilid 2, beberapa waktu lalu, melarang warga untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Alasannya, warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah abai terhadap protokol kesehatan dan berisiko menulari anggota keluarga yang lain.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Abdul Azis Muslim mengatakan untuk isolasi mandiri lebih baik memanfaatkan gedung olahraga rakyat (GOR). Pemanfaatan GOR sebagai lokasi alternatif jauh lebih aman dalam berbagai aspek kesehatan hingga sosial masyarakat.

“Saya lebih setuju kalau isolasi mandiri digunakan saja dulu GOR kita. Apalagi DKI Jakarta punya banyak GOR dan itu jauh dari permukiman, serta juga mudah untuk pengawasannya bagi petugas.”

Senada dilontarkan Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Jhonny Simanjuntak. Ia mengusulkan penggunaan GOR untuk memudahkan proses penanganan pasien covid-19. Menurutnya, pemanfaatan sarana dan prasarana umum kini perlu diperhitungkan. (Put/Hld/J-2)

BERITA TERKAIT