26 September 2020, 06:10 WIB

Penataan Ekosistem Logistik Perbaiki Iklim Investasi


(Ins/Ant/E-1) | Ekonomi

KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendukung penataan ekosistem logistik nasional (ELN) dalam meningkatkan kinerja logistik nasional untuk memperbaiki iklim investasi dan meningkatkan daya saing perekonomian Indonesia.

"Kemendag sangat mendukung program ini. ELN akan menghilangkan hambatan, meningkatkan kecepatan, dan mengurangi biaya logistik dalam perdagangan internasional maupun domestik. Program ini akan mendorong produktivitas serta memperlancar barang mulai dari kedatangan, pengangkutan, hingga barang keluar dari gudang," kata Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto lewat keterangan resmi di Jakarta, kemarin.

Hal senada juga dikemukakan Menhub Budi Karya Sumadi. "Kami dukung inpres (tentang penataan ekosistem logistik nasional) tersebut. Di sektor transportasi kami memiliki tugas mengintegrasi sistem perizinan di ekspor impor dan tidak dipisahkan dengan sistem logistik nasional. Hal ini tidak bisa dipisahkan," ujar Budi Karya dalam keterangan resminya.

Di sektor perhubungan darat, Budi menuturkan, ada kemudahan akses layanan logistik melalui kolaborasi sistem perizinan dan pengawasan dalam hal lintasan, perilaku pengemudi, tracking, dan tracing muatan.

Di sektor perhubungan laut, lanjut Menhub, strategi kebijakan yang dilakukan ialah menggabungkan platform logistik meliputi government to government, business to government, dan business to business.

"Di perhubungan laut kami juga berusaha untuk penyederhanaan proses pre-clearence melalui digitalisasi seperti Inaportnet dan INSW (Indonesia national single window)," ungkap Budi Karya.

Ia juga menjelaskan, di sektor perhubungan udara, kebijakan dan langkah yang diambil dengan mengolaborasikan sistem kementerian/lembaga terkait.

Mendag Agus Suparmanto menyampaikan pihaknya akan menyederhanakan proses layanan perizinan terkait dengan perdagangan internasional dan domestik yang terintegrasi dengan ELN.

"Dengan terciptanya sistem logistik yang efisien, diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan daya tarik Indonesia terhadap investasi, yang kemudian berujung pada pertumbuhan ekonomi nasional yang signifikan dan berkelanjutan," tandas Mendag Agus. (Ins/Ant/E-1)

BERITA TERKAIT