26 September 2020, 06:47 WIB

DKI Bangun Pengolahan Air Limbah


Put/J-2 | Megapolitan

AIR tanah akan tetap tercemar jika realitasnya pertumbuhan penduduk dan perkembangan ekonomi di Ibu Kota tidak disertai perbaikan sistem pengelolaan pembuangan air limbah domestik. Pembangunan sistem pengelolaan air limbah domestik terpusat (SPALD-T) skala perkotaan dan permukim an pun menjadi solusi untuk menjawab persoalan tersebut.

Sistem itu nantinya terdiri dari pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan jaringan perpipaan. Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini Yusuf mengatakan keberadaan IPAL dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan akses pelayanan air limbah, perbaikan kualitas lingkungan pada air permukaan dan air tanah, serta menjadi sumber alternatif air baku sebagai sumber air bersih di lingkungan masyarakat.

“Selain itu, perbaikan dan pengembangan sistem pengelolaan air limbah terpusat dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan lingkungan. Keberadaan IPAL ini juga dapat mencegah timbulnya penyakit bawaan air (water borne disease) yang disebabkan buruknya kualitas air permukaan dan air tanah,” ujar Juaini, kemarin.

SPALD-T skala perkotaan dapat mengelola air limbah domestik di lingkup perkotaan/regional dengan minimal layanan 20 ribu jiwa. Bahkan, cakupan pelayanan SPALD-T komunal skala permukiman juga dapat mengelola air limbah domestik untuk melayani 500 jiwa sampai 6.000 jiwa untuk setiap SPALD-T permukiman yang terbangun. Ada pula skala kawasan tertentu yang mencakup kawasan ko mer sial dan kawasan rumah susun.

Hal tersebut, terang Juaini, dilakukan sesuai Peraturan Menteri PU-Pera No 4 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik, sebagai pedoman bagi penyelenggara SPALD untuk memberikan pelayanan pengelolaan air limbah domestik kepada seluruh masyarakat.

“Kami juga bekerja sama dengan PD PAL Jaya untuk meningkatkan sanitasi bagi masyarakat dengan mengolah air limbah domestik sistem setempat melalui revitalisasi tangki septik,” tandasnya. (Put/J-2)

BERITA TERKAIT