26 September 2020, 05:50 WIB

Tambahan Pupuk Subsidi Segera Mengalir


(HT/DW/N-3) | Nusantara

KERESAHAN petani dipastikan akan segera berubah menjadi senyum. Kabar gembira itu ditiupkan Ganjar Pranowo, kemarin.

"Pemerintah pusat telah menyetujui penambahan pupuk. Tahun ini, tambahan itu akan segera didistribusikan," kata Gubernur Jawa Tengah itu, di Semarang, kemarin.

Khusus Jawa Tengah, dia mengaku sudah minta tambahan pupuk. Pemerintah pusat menyetujui dengan penambahan secara nasional total mencapai sekitar 1 juta ton.

Ganjar mengakui kelangkaan pupuk subsidi sudah terjadi di wilayahnya. Selain ada pengurangan jatah, penyebabnya juga karena percepatan tanam yang digerakkan Kementerian Pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Jawa Tengah Suryo Banendro mengaku sudah mengajukan penambahan kuota pupuk subsidi ke Jakarta pada 15 Juni. "Pemerintah pusat sudah menyetujui. Kami minta tambahan 390 ribu ton, semoga semua dipenuhi."

Kekurangan pupuk subsidi yang nyaris terjadi setiap tahun membuat Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berinisiatif meningkatkan produksi pupuk organik. "Kami akan memperbesar anggaran pengadaan alat-alat pengolah pupuk organik sehingga petani bisa mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia," kata Wakil Bupati Beni Hernedi.

Keinginan Beni itu terungkap saat sejumlah petani dari Kecamatan Lalan mendapat bantuan alat mesin pertanian, termasuk pembuatan pupuk organik. Bantuan itu datang dari Kementerian Pertanian yang diinisiasi anggota DPR RI Riezky Amelia.

Lebih jauh, Beni menegaskan Pemkab Musi Banyuasin tetap berkomitmen mengamankan kebutuhan pupuk bagi petani di wilayahnya. "Di tengah pandemi, kami terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak guna memastikan pasokan pupuk subsidi bagi petani di Musi Banyuasin tidak terkendala, terjamin, dan aman." (HT/DW/N-3)

BERITA TERKAIT