26 September 2020, 04:03 WIB

Isolasi Sosial Rusak Sirkuit Otak


Sciencedaily/Hym/X-3 | Sela

SAAT pandemi covid-19 melanda dunia, tidak sedikit negara menerapkan kebijakan menjaga jarak, menutup sekolah, dan membatasi aktivitas warga. Bagi anak-anak, hal ini dikhawatirkan kian memperbesar risiko terhadap kesehatan mental akibat isolasi sosial tersebut.

Peneliti di Icahn School of Medicine, AS, mengidentifikasi isolasi sosial terhadap remaja berdampak pada subpopulasi spesifik sel otak di korteks prefrontal, yakni bagian penting yang mengatur perilaku sosial ketika dewasa.

Tim menemukan, pada tikus jantan, dua minggu isolasi sosial menyebabkan kegagalan mengaktifkan neuron korteks prefrontal medial. “Kami mengidentifikasi bagian otak ini rentan terhadap isolasi sosial selama masa kanak-kanak,” kata Hirofumi Morishita, anggota tim peneliti. (Sciencedaily/Hym/X-3)

BERITA TERKAIT