25 September 2020, 22:14 WIB

Operasi Yustisi PSBB, 20 Perkantoran dan 211 Restoran Disegel


Rahmatul Fajri | Megapolitan

OPERASI yustisi PSSB jilid II DKI Jakarta dari 14 September hingga 24 September atau hari ke-11 telah merazia 20 perkantoran dan 211 restoran atau rumah makan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan perkantoran yang terjaring razia kedapatan melebihi batas jumlah orang seperti yang ditetapkan dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 80 Tahun 2020, yakni 25%.

Sedangkan rumah makan atau restoran yang disegel tetap melayani makan di tempat, meski ada aturan hanya boleh melayani membawa pulang.

"Perkantoran yang memperbolehkan di luar batas yang ditentukan, kemudian ada tempat makan atau restoran ini ternyata masih ada beberapa yang memaksakan diri menerima kunjungan," kata Yusri ketika ditemui di kantornya, Jumat (25/9).

 

Baca juga: Dua Pekan PSBB, Pelanggar Masker Capai 19 Ribu Orang

Lebih lanjut, Yusri meminta masyarakat untuk aktif melaporkan ke polisi jika melihat pelanggaran protokol kesehatan.

"Contoh paling gampang bagi masyarakat melihat ada restoran yang masih makan di tempat atau kumpul-kumpul segela laporkan nanti tim akan bergerak kesana, tapi tetap kita kedepankan persuasif dan humanis tetapi tegas," katanya.

Polda Metro Jaya telah membuka hotline di media sosial, mulai dari facebook, twitter, dan instagram Humas atau TMC Polda untuk menampung pengaduan dari masyarakat.

Ia mengatakan tim khusus akan bergerak cepat menindak pelanggar protokol kesehatan.

"Ada masyarakat mengadu akan kita respon dari petugas Timsus mobile yang kemarin diluncurkan oleh Kapolda Metro Jaya dan Pangdam yang langsung secepat mungkin bergerak ke sana," jelas Yusri. (OL-8)

BERITA TERKAIT