25 September 2020, 21:55 WIB

Pemkab Banyumas akan Atur Kegiatan di Ponpes


Lilik Darmawan | Nusantara

PONDOK pesantren (Ponpes) di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) diminta  untuk belajar terhadap kasus klaster ponpes yang terjadi. Pemkab Banyumas saat ini tengah membuat surat untuk mengatur kegiatan di ponpes setelah melonjaknya kasus Covid-19 di sejumlah ponpes.

"Kepala ponpes di Banyumas, supaya belajar dari kasus yang terjadi.  Ponpes harus menata diri, berbenah diri dan melindungi diri. Surat tengah kami siapkan untuk uraian aturan yang lebih jelas. Hal itu didasarkan pada pertemuan dengan ulama dan tokoh agama Islam di Banyumas," kata Bupati Banyumas Achmad Husein, Jumat (25/9).

Kebijakan itu dikeluarkan setelah 126 santri ponpes Al Hidayah Purwokerto, positif Covid-19. Saat ini ratusan santri tersebut telah diisolasi. Pemkab juga melanjutkan tes usap untuk ratusan santri lainnya.

Dijelaskan oleh Husein, langkah lainnya adalah membentuk tim kecil guna mensosialisasikan ke ponpes di Banyumas supaya lenbih peduli dan patuh terhadap protokol kesehatan. "Khususnya untuk melindungi guru, orang tua dan kormobit atau mereka yang memiliki penyakit bawaan, agar tidak terpapar Covid-19," ujarnya. (R-1)

 

BERITA TERKAIT