25 September 2020, 16:57 WIB

Puluhan Santri Ponpes Husnul Khotimah Kuningan Positif Covid-19


Nurul Hidayah | Nusantara

PULUHAN santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Desa Manis Kidul, kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat,  positif terpapar Covid-19. Penanganan lanjutan disiapkan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Juru bicara Crisis Center Percepatan Penanganan Covid-19  Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin mengatakan ada 46 santri di Ponpes  Husnul Khotimah yang terpapar covid-19. "Saat ini kami tengah melakukan tracking untuk menelusuri sumber penularannya," ungkap Agus, Jumat (25/9).

Ketua Yayasan Husnul Khotimah Kabupaten Kuningan, KH Mu'tamad menjelaskan pihaknya sudah berupaya melakukan penanganan pandemi covid-19 di pesantren tersebut. "Kita sudah berupaya  memaksimalkan penerapan protokol kesehatan," ungkapnya.

Dijelaskannya saat kedatangan santri gelombang 1 (1-2 Agustus 2020), pihaknya mensyaratkan rapid tes. Hasilnya, dari 702 santri yang datang, sebanyak 700 santri non reaktif dan dua santri reaktif. Kedua santri tersebut dipulangkan dan dilakukan tes swab di rumah masing-masing. "Kami juga melakukan tes swab kepada 150 orang pegawai dan hasilnya semua negaif," ungkap Mu'tamad.

Pada kedatangan santri gelombang ke-2 (29-30 Agustus 2020), dilakukan tes PCR terhadap 1.350 santri yang datang. Hasilnya, tujuh orang dinyatakan positif dan dilakukan isolasi mandiri. Setelah 14 hari dilakukan swab ulang, hasilnya negatif.

Sedangkan untuk kedatangan 1.200 santri di gelombang ketiga (12-13 September 2020), juga dilakukan tes PCR dan tiga orang santri positif dan langsung dilakukan isolasi mandiri. Setelah 14 hari dilakukan tes swab ulang, hasilnya negatif.

Namun pada periode 12-24 September 2020, sebagian santri mengalami batuk, flu, dan suhu tubuh tinggi. Darai hasil swab tes, terkonfirmasi
sebanyak 46 santri positif terpapar covid-19. "Saat ini mereka dalam proses isolasi mandiri di pesantren," tuturnya .

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kuningan, Susi Lusiyanti, saat dikonfirmasi membenarkan adanya puluhan santri di Ponpes Husnul Khotimah yang terpapar covid-19. "Baik yang bergejala maupun tidak bergejala," ungkap Susi

Saat ini, lanjut Susi, pihaknya juga  tengah menyisir santri dan pengurus pesantren yang memiliki gejala untuk dilakukan swab. Setelah itu, baru menyisir santri dan pengurus yang tidak bergejala untuk dilakukan swab. "Semua jadi sasaran kita untuk tes swab," ungkap Susi.

Di Pesantren Husnul Khotimah kampus 1 terdapat 3.246 santri dan pengurus pondok. Dari jumlah tersebut sebanyak 2.500 sudah dilakukan tes swab dan sisanya menjadi target untuk segera pemeriksaan swab. (R-1)

 

BERITA TERKAIT