25 September 2020, 13:50 WIB

DPR Apresiasi Kondusivitas Pengambilan Nomor Urut


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

PROSES tahapan pengambilan nomor urut pasangan calon (paslon) Pilkada 2020 pada Kamis (24/9) yang berjalan kondusif menuai apresiasi. Hasil ini dinilai berkat sinergi antarlembaga dalam menegakkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020.

"Tahapan-tahapan ini dapat berjalan baik tentu bersandar kepada PKPU 13 menyangkut pedoman, aturan pelaksanaan tahapan pilkada yang harus tunduk pada protokol kesehatan covid-19," tutur anggota Komisi II DPR Junimart Girsang kepada Media Indonesia, Jumat (25/9).

Menurut Junimart, ketaatan paslon mengikuti ketentuan yang berlaku turut membuat situasi dapat terkendali sehingga nihil kerumunan. "Beban penerapan protokol ini menjadi bagian dari tugas peserta atau paslon yang apabila tidak dipatuhi maka paslon bisa dikenai sanksi administratif dan sanksi hukum. Jadi bisa efektif dan kondusif tahapan kemarin karena adanya kesadaran dan beban, tanggung jawab penerapan protokol oleh paslon," paparnya.

Junimart menekankan capaian ini harus terjaga supaya pada tahapan berikutnya, yakni masa kampanye, kondisinya dapat tetap kondusif. "Setiap orang wajib tertib patuh terhadap protokol kesehatan dalam pilkada sesuai PKPU 13," pungkasnya.

Apresiasi lainnya juga datang dari Ketua Milenial Muslim Bersatu (MMB) Khairul Anam. Ia meyakini seluruh pihak yang terlibat dalam gelaran Pilkada 2020 berupaya menjaga kondisi. Capaian ini membuktikan Indonesia tengah berupaya menjaga negara demokrasi yang mapan.

“Mengapresiasi semua stakeholder yang telah menjukkan kekompakannya yang tecermin saat proses pengundian nomor urut paslon berjalan lancar dengan penerapan prokol kesehatan yang ketat,” ungkap Anam.

Anam menilai totalitas dan semangat semua pihak dalam bekerja untuk menyukseskan pilkada di massa pandemi saat ini patut diacungi jempol. “Terimakasih telah menjadikan pilkada sebagai momentum untuk memerangi penyebaran covid-19, melalui kerja keras, ikhlas, dan tuntas,” tutupnya. (P-2)

BERITA TERKAIT