25 September 2020, 13:44 WIB

Babel Fokus Kembangkan UMKM Jadi Kekuatan Ekonomi Masyarakat


mediaindonesia.com | Nusantara

GUBERNUR Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, secara resmi membuka sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) super mikro untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (25/9).

Gubernur Erzaldi Rosman memberikan dukungan kepada pelaku UMKM untuk memanfaatkan program KUR super mikro dari Bank BRI untuk mengembangkan usaha di masa pandemi Covid-19 dengan harapan perekonomian masyarakat lebih baik. UMKM merupakan pejuang ekonomi yang terkena dampak pandemi. 

Erzaldi mengakui bahwa, di era pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk di Babel, UMKM inilah yang masih dapat diandalkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat daerah maupun nasional, sehingga pemerintah pusat maupun daerah terus memperjuangkan UMKM agar tetap tumbuh.

"UMKM ini bukan orang tidak mampu, tetapi kalau dia harus berkembang, memang harus dibantu, dipandu, didukung, dan jangan dilepas," ungkap Gubernur Erzaldi. 

Untuk itu, ia menegaskan KUR super mikro menjadi salah satu langkah yang tepat bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan pinjaman modal usaha dengan bunga rendah untuk mengembangkan usahanya. 

Oleh sebab itu, Gubernur Erzaldi menyarankan kepada pelaku usaha kecil dan menengah harus banyak melakukan inovasi agar produksi usahanya maju, selain itu UMKM harus terus belajar, ulet, dan memanfaatkan teknologi digital di dalam pengembangan usaha. 

"Usahanya tidak akan maju apabila tidak berinovasi, misalnya tidak membuat kemasan yang bagus, tidak higienis. UMKM ini harus dibimbing dinas koperasi sehingga sosialisasi perlu dilakukan secara berlanjut," ungkapnya.

Gubernur Erzaldi menyambut baik dengan diluncurkannya KUR super mikro yang dikhususkan untuk mengatasi permodalan UMKM dan berharap pelaku UMKM dapat memanfaatkan kesempatan ini.

"Saya berpesan, ambil peluang ini, tidak ada tawaran lagi. Apalagi saat ini ada keringanan selama tiga bulan ke depan tidak dikenakan bunganya," ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Cabang BRI Pangkalpinang, Yerri Chandra mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kepulauan Babel yang telah mendukung sepenuhnya program KUR super mikro. 

“Gubernur minta kepada kami agar selalu fokus terus pada UMKM, karena di saat ini UMKM sangat merasakan dampak pandemi,” ujarnya 

Hingga Agustus 2020 dana KUR sudah tersalurkan sebanyak Rp 320,3 miliar. Saat ini debitur yang dapat pinjaman  akan dikenai bunga dihitung mulai Januari 2021.

"Untuk itu inilah kesempatan bagus bagi UMKM mendapatkan pinjaman melalui KUR. "Pinjaman sebesar 10 juta rupiah tidak perlu jaminan, syaratnya hanya tidak ada pinjaman yang lain,” pungkasnya. 

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Babel,Melati Erzaldi; Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Elfiyena; Kepala Cabang BRI Sungailiat Yerri Chandra; pelaku UMKM; dan tamu undangan lainnya.  (OL-09)
 

BERITA TERKAIT