25 September 2020, 11:44 WIB

Kejaksaan Tangkap Pensiunan Depkes yang Buron


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

SEORANG pensiunan PNS Departemen Kesehatan, drg Maya Laksmini, ditangkap oleh Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejati DKI Jakarta dan Kejari Jakarta Selatan yang bekerja sama dengan Tim Tabur Kejagung. Pihak kejaksaan menangkapnya pada Kamis (24/9) di Jalan Pulo Indah, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Maya merupakan terpidana tindak pidana korupsi perjalanan dinas fiktif saat menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Departemen Kesehatan pada 2006. Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono, Maya merugikan keuangan negara sebesar Rp1.185.485.800. Uang tersebut diperoleh Maya dengan melakukan mark-up Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2006.

Berdasarkan DIPA TA 2006, kegiatan pendidikan dan palatihan teknis dianggarkan sebesar Rp1.289.960.000. Setelah melakukan rapat bersama Khrisnajaya yang saat itu menjabat Inspektur Jenderal Depkes, DIPA itu direvisi menjadi Rp2.562.750.000 sebagai biaya kegiatan pelatihan sertifikasi pengadaan barang dan jasa untuk lima angkatan.

"Namun dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut tidak dilakukan sesuai dengan jadwal kegiatan selama sembilan hari tapi dikurangi menjadi lima hari dan uang hasil pengurangan kegiatan pelatihan tersebut digunakan untuk kegiatan diluar kedinasan yang tidak dianggarkan dalam DIPA Itjen Depkes," jelas Hari melalui keterangan tertulis, Jumat (25/9).

Hari menjelaskan setelah Maya diputus bersalah, ia masih melakukan upaya hukum dengan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. MA menolak kasasi Maya sesuai putusan No. 918 K/Pid.Sus/2014 tanggal 30 Juli 2015. Melalui putusan tersebut, Maya dihukum dengan pidana penjara selama empat tahun dan denda Rp200 juta.

Namun setelah putusan MA dibacakan, Maya yang saat itu berstatus tahanan kota tidak pernah memenuhi panggilan jaksa. Saat dicari ke alamatnya, Maya sudah tidak berada di sana lagi, sehingga dimasukkan ke daftar pencarian orang (DPO). Maya merupakan buronan ke-80 yang ditangkap Korps Adhyaksa tahun ini. (Tri/OL-14)

BERITA TERKAIT