25 September 2020, 10:04 WIB

DKI Buka Rekrutmen Nakes Periode Kedua


Yanti Nainggolan | Megapolitan

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali membuka  rekrutmen untuk relawan tenaga kesehatan (nakes). Periode pendaftaran dibuka 22-26 September 2020.

Hal itu tertuang dalam Surat Sekretaris Daerah DKI Jakarta Nomor 20 Tahun 2020 tentang Rekrutmen Tenaga Profesional Kesehatan Penanggulangan Covid-19 di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta Tahun 2020 Periode Kedua. Surat tersebut ditandatangani Plt Sekretaris Daerah DKI Jakarta Sri Haryati pada Selasa (22/9).

"Penempatan Tenaga Profesional Kesehatan Penanggulangan Covid-19 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meliputi Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah, Rumah Sakit Khusus Daerah, Puskesmas, Jejaring Laboratorium Pemeriksaan Covid-19 dan Ambulans Gawat Darurat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," demikian tertulis dalam poin kedua mekanisme kontrak kerja, yang dikutip pada Jumat (25/9).

Baca juga: Perlu Dukungan Perangkat Lingkungan Tangani Covid-19

Terdapat enam tenaga kesehatan yang dibutuhkan yaitu dokter spesialis paru, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anestesi, dokter umum, perawat, dan perawat IPCN. Kemudian, dibutuhkan dua tenaga penunjang kesehatan yaitu pranata laboratorium dan radiografer.

Besaran upah yang diberikan bervariasi, mulai Rp5 juta hingga Rp15 juta.

Masa kontrak terhitung Oktober 2020 hingga Desember 2020 dan bisa diperpanjang.

Sebelumnya, sebanyak 1.173 orang telah lolos seleksi relawan tenaga profesional kesehatan untuk DKI Jakarta pada periode pertama. Kebanyakan relawan berasal dari luar DKI.

"Yang telah registrasi dan hadir di tengah-tengah kita ada 655 orang, sebagian masih ada di tempat masing-masing," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti dalam acara Arahan Gubernur DKI Jakarta kepada Tenaga Profesional Kesehatan Penanggulangan Covid-19 secara daring, Selasa (8/9).

Ia menjabarkan ada 4.859 orang yang mendaftar dari berbagi daerah, hanya sebagian kecil yang berasal dari Pulau Jawa. Pelamar didominasi dari Sumatra, seperti Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Lampung, dan Bengkulu. Lalu ada juga dari Nusa Tenggara dan Papua. (OL-1)

BERITA TERKAIT