25 September 2020, 05:40 WIB

Asa Baru dari Tol Pekanbaru-Dumai


(RK/YP/N-2) | Nusantara

SATU lagi bukti bahwa pembangunan infrastruktur tidak berhenti di tengah pandemi. Hari ini, Presiden Joko Widodo direncanakan meresmikan Tol Pekanbaru-Dumai secara
virtual.

Jalan tol yang dibangun PT Hutama Karya ini akan menjadi yang terpanjang di bagian tengah pantai timur Sumatra. Sebelumnya perusahaan yang sama telah menyelesaikan
pembangunan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 141 kilometer dan Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189 kilometer sebagai ruas tol terpanjang
di Tanah Air.

“Keberadaan Tol Pekanbaru-Dumai akan membuka konektivitas baru dari Kota Pekanbaru ke Kota Dumai, sekaligus mendongkrak perekonomian daerah,” kata
Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Muhammad Fauzan, di Pekanbaru, kemarin.

 Ia menjabarkan tol baru ini akan menghubungkan berbagai kawasan produktif sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, memangkas jarak tempuh, dan biaya logistik.

“Tentunya juga menciptakan pusat pusat ekonomi baru di Sumatra.” Uji laik fungsi ruas ini sudah diterbitkan, sehingga Tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 km telah memenuhi persyaratan laik operasi sebagai jalan tol.

Ujung utara tol ini akan mempermudah akses menuju Pelabuhan Bandar Sri Junjung an di Kota Dumai. Dumai menjadi pintu masuk bagi para pedagang dunia
melalui Selat Malaka.

Indonesia  dan Malaysia saat ini terus melakukan berbagai persiapan untuk pembukaan rute roll on roll off (ro-ro) Dumai-Melaka.

Rute ini dinilai dapat merangsang pergerakan barang dan membantu pelaku UMKM karena Pelabuhan Bandar Sri Junjungan dapat mempermudah pergerakan area kendaraan
pribadi dan kendaraan komersial lainnya.

Masih di Sumatra, sampai Agustus, Kuala Tanjung Multipurpose Terminal yang dikelola Pelindo 1 juga mencatatkan kinerja positif di tengah pandemi. Layanan bongkat muat curah cair dan general cargo pada pelabuhan yang ada di Kabupaten Batubara, Sumatra Utara, itu bahkan tumbuh di atas 100% jika dibandingkan dengan periode yang sama
tahun lalu.

“Kunjungan kapal mencapai 169 call atau 4-5 call per minggu,” papar Direktur Utama PT Pelindo 1 Dani Rusli Utama. (RK/YP/N-2)

BERITA TERKAIT