25 September 2020, 00:08 WIB

Digelar Virtual, FLS2N 2020 Kembangkan Talenta Siswa Indonesia


Syarief Oebaidillah | Humaniora

FESTIVAL dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Nasional Tahun 2020 jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan Pendidikan Khusus diselenggarakan secara virtual. Momentum festival pada masa pandemi ini diharapkan dapat mengembangkan talenta siswa Indonesia.

“FLS2N secara daring tahun ini menjadi peluang berkreasi dan berinovasi masa pandemi, sehingga kita tetap bisa mengembangkan talenta-talenta siswa yang kita punya,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ainun Na’im saat sambutan pembukaan acara tersebut.

Pada masa pandemi Covid-19, siswa mengikuti FLS2N secara daring mengikutsertakan karyanya dari rumah dengan mengunggah karya melalui laman yang disediakan Pusat Prestasi Nasional ( Puspresnas) selaku Panitia Pusat FLS2N Tingkat Nasional 2020.

“Seni membangun energi positif dan bahagia yang membuat kita lebih positif menghadapi tantangan sekarang ini. Nilai-nilai kesenian juga membentuk sikap peka dan waspada. Kita harap FLS2N mendorong pengembangan talenta para siswa di negara kita,” kata Ainun.

Pada kesempatan sama, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud Asep Sukmayadi mengatakan, moto FLS2N tahun ini adalah ‘Jujur itu Juara, Menolak untuk Menyerah, dan Berprestasi dari Rumah,.

“Kita harus melaksanakan FLS2N dari rumah di seluruh Indonesia. Ini adalah bagian Adaptasi Kebiasaan Berprestasi Baru,” kata Asep.

Juri FLS2N Koko Thole mengemukakan, di masa pandemi COVID-19 ini, para siswa masih tetap semangat berkarya untuk berlaga mencetak karya terbaik.

Bidang yang dilombakan FLS2N 2020 beragam dan tak berbeda jauh dari tahun sebelumnya dengan menyesuaikan kondisi pandemi memperhatikan keselamatan dan kesehatan siswa.

Baca juga : Reformasi Satuan Biaya BOS Memperkuat Aspek Keadilan Belajar

Pada jenjang SD, bidang yang dilombakan adalah Seni Tari, Menyanyi Tunggal, Kriya Anyam, Gambar Bercerita, dan Pantomim. Jumlah karya yang masuk sebanyak 1.513 karya dan dipilih 147 karya sebagai finalis tingkat nasional.

Jenjang SMP menyumbangkan 1.503 karya pada tingkat provinsi, dengan 166 karya yang berhasil terpilih untuk berlaga di tingkat nasional. Jenjang SMP melombakan Tari kreativitas tradisional, musik tradisional, menyanyi solo, gitar duet, dan desain poster.

Terdapat 12.879 karya yang masuk pada jenjang SMA, dengan 385 karya terbaik yang melaju di tingkat nasional. Pada jenjang SMA, dilombakan Baca Puisi, Gitar Solo, Teater Monolog, Tari Kreasi, Vokal Solo, Desain Poster, Film Pendek, Kriya, dan Komik Digital.

Bagi jenjang SMK, terekam 2.881 karya yang masuk, dengan 374 karya terbaik yang berhasil terpilih. Pada jenjang SMK, bidang lomba terdiri dari Menyanyi Solo, Gitar Solo, Teater Monolog, Film Pendek, Tari Tradisional, dan Musik Tradisi Daerah.

Jenjang Pendidikan Khusus merekam 333 karya yang masuk,dipilih 300 karya terbaik. Selain itu, Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) dari berbagai negara juga mengirimkan 74 karya.

Terdapat total 19.032 karya yang masuk dan 1.388 karya yang berhasil terpilih.

Adapun jadwal pelaksanaan FLS2N 2020 adalah: Jenjang SD dan SMP dilaksanakan pada 21 - 26 September 2020, jenjang SMA dan SMK pada 28 September -Oktober 2020, dan jenjang Pendidikan Khusus (Diksus) dilaksanakan 28 September-Oktober 2020. Situs resmi FLS2N tahun ini adalah fls2n.co.id, dan informasi peringkat tiap provinsi dapat diakses pada laman pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id. (OL-7)

BERITA TERKAIT