24 September 2020, 23:30 WIB

Asosiasi Travel Sambut Gembira Rencana Arab Saudi Buka Umrah


Syarief Oebaidillah | Humaniora

RENCANA pemerintah Arab Saudi yang akan membuka penyelenggaraan ibadah umrah pada 1 November 2020 bagi jemaah luar negeri mèndapat sambutan hangat dan gembira para pimpinan asosiasi travel umrah dan haji di Indonesia.

Disisi lain pihak pemerintah Saudi melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menyeleksi negara yang diperbolehkan menggelar umrah tersebut guna menangkal pandemi covid 19 yang masih melanda dunia.

"Kami mnyambut gembira dan mengapresiasi kebijakan pemerintah Arab Saudi yang akan membuka kembali pelaksanaan ibadah umrah, sekalipun dilakukan bertahap. Kami sangat berharap pemerintah Saudi membuka kesempatan umrah ini bagi Indonesia sebagai negara muslim terbesar dan pengirim jemaah umrah terbanyak kedua selama ini, " kata Sekjen Himpunan Penyelenggars Umrah dan Haji (Himpuh) Anton kepada Media Indonesia, Kamis (24/9).

Ia menegaskan siap menerapkan seleksi dan protokol kesehatan yang ketat guna menjaga keselamatan jemaah umrah.

"Yang penting kerinduan untuk berkunjung ke tanah suci aksesnya telah dibuka. Biarlah kami bersiap untuk menyesuaikan diri dengan segala kondisi yang ada," tegas Anton.

Senada, Ketua Dewan Kehormatan Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Imam Bashori menyambut gembira. Amphuri akan memberikan edukasi kepada seluruh anggota mempersiapkan diri memberangkatkan jamaah umrah dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Terpenting kita jangan euphoria kemudian melalaikan protokol kesehatan, " tegas Imam.

Baca juga : Kemenristek BRIN Kembangkan Health Passport Pelacakan Covid-19

Dia mengingatkan selain persiapan protokol kesehatan, juga tambahan biaya karena berbeda dengan umrah sebelum pandemi saat ini kemungkinan akan ditambahkan dengan biaya asuransi yang akan mengcover apabila terjadi terpapar covid 19.

"Tentu ini akan menjadi tambahan beban asuransi bagi jemaah umrah, " ungkap Imam.

Sedangkan Ketua Umum Kesatuan Travel Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Aziz Taba menyatakan, guna memastikan rencana Arab Saudi membuka umrah 1 November bagi luar negeri pihaknya akan mengirimkan tim ke negara tersebut.

"Kami akan terjunkan tim ke Saudi untuk melihat persiapan pelayanan umrah serta klarifikasi pembayaran umrah yang sudah dilakukan seperti visa, hotel , dan lainain sebelum umrah ditunda di awal pandemi dahulu. Sekaligus mendalami aturan aturan baru yang mungkin dilakukan oleh pemerintah Saudi kalau umrah dibuka awal November nanti, " tegas Asrul.

Ketua Umum Sapuhi Syam Resfiadi menyatakan masih wait and see.

"Kami masih mencermati dulu rencana pembukaan umrah ini.Jika ada kepastian umrah awal November dibuka Saudi kami siap melaksanakan tentu dengan protokol kesehatan ketat pula,"" pungkasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT