24 September 2020, 22:53 WIB

Musim Hujan Waspadai Lahirnya Klaster Pengungsian


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

DATANGNYA musim penghujan di berbagai daerah berisiko terhadap penularan virus covid-19. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito musim hujan dapat menyebabkan bencana banjir.

Kebersihan lokasi pengungsian akan menjaga para pengungsi dari penyakit-penyakit lainnya yang bisa disebabkan oleh musim hujan. Beberapa diantaranya demam berdarah dengue, lepra, tifus, diare dan penyakit kulit.

"Semua penyakit ini dapat menurunkan imunitas sehingga masyarakat menjadi rentan tertular Covid-19. Jika tidak memungkinkan menjaga jarak, maka sebisa mungkin pemerintah setempat memastikan adanya sirkulasi udara yang baik, sinar matahari yang cukup dan memastikan kebersihan lokasi pengungsian," imbaunya, Kamis (24/9).

Masyarakat yang terdampak banjir harus tinggal di lokasi pengungsian sehingga terjadi kerumunan di lokasi-lokasi tersebut. Lokasi pengungsian, lanjut Wiku, berpeluang menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Baca juga : Pengamat: tak Ada Terobosan Dalam Pengendalian Banjir Jakarta

"Namun, kedisiplinan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat dengan memakai masker, menjaga jarak serta mencuci tangan termasuk menjaga kebersihan dapat menekan potensi penularan tersebut," jelasnya.

Sementara itu sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza menegaskan Pemprov DKI Jakarta telah bersiap diri untuk mengantisipasi bencana banjir yang tiap tahun selalu menghantui Ibu Kota.

Selain mengupayakan pengerukan saluran, kali, dan waduk, Pemprov DKI kata Ariza juga mengantisipasi dengan menyiapkan jumlah pengungsian sebanyak dua kali lipat. Hal itu untuk menjaga agar tetap ada protokol kesehatan seperti jaga jarak antar pengungsi di dalam posko pengungsian untuk mencegah penularan covid-19.(OL-7)

BERITA TERKAIT