24 September 2020, 18:52 WIB

Saat Pengundian Nomor, Cellica-Aep Pilih Tak Datangkan Pendukung


Cikwan Suwandi | Nusantara

KEGIATAN pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang digelar Kamis (24/9) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 tahun 2020.

Dalam kegiatan itu, KPU Karawang membagi dua lokasi. Untuk ring 1 di Aula Hotel Aksaya hanya diwajibkan untuk pasangan calon dan satu orang liaison officer (LO).

Sementara itu, untuk ring 2 yang berlokasi di lobi hotel hanya untuk undangan yang terdiri dari ketua partai dan sejumlah pendukung. Sedangkan mereka yang tak memiliki undangan khusus memilih untuk tetap bertahan menunggu di depan lobi hotel.

Kendati diberikan kesempatan untuk membawa pendukung dari setiap partai pengusung yang ditentukan jumlahnya oleh KPU Karawang. pasangan Cellica Nurrachadiana-Aep Syaepuloh justru hanya membawa satu orang LO untuk mendampingi mereka.

Sementara itu, para pendukung lainnya hanya menyaksikan melalui video live Youtube di tempatnya masing-masing sebagai langkah untuk menerapkan keseriusan dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Sebenarnya memang ada perubahan PKPU tadi subuh dan hanya paslon dan satu LO. Jadi saya sudah berkomunikasi dengan relawan dan simpatisan kami untuk menyaksikan saja melalui media daring dan dari IG juga," ungkap Cellica di sela pengundian nomor urut Paslon, Kamis (24/9).

Sementara itu, pasangan Yesi-Adly Fairuz jutsru dikawal para ketua dari partai pengusung mereka. Meski begitu, para ketua partai diwajibkan ni menunggu di luar hotel, tak ikut masuk ke dalam.  

"Kita semua hadir saya pakai baju hitam-hitam tadi. Begitupun ketua DPC PBB dan PPP kita semua kasih dukungan," kata Taufik Ismail, Ketua DPC PDIP Karawang, Kamis (24/9). 

Begitupun pasangan Ahmad Zamakhayari-Yusni Rinzani, calon petahana ini nampak diantar ketua partai pengusung mereka. Ketua DPC Gerindra, Ajang Sopandi nampak mengantar ke lobby Hotel Akshaya. (CS/OL-09)

BERITA TERKAIT