24 September 2020, 18:34 WIB

Penegakan Protokol Kesehatan tidak Bisa Hanya Mengandalkan Petugas


Ardi Teristi Hardi | Nusantara

KEPALA Dinas Pariwisata DI Yogyakarta Singgih Raharjo meminta masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan ketika berada di tempat wisata. Hal tersebut menanggapi video orang berkerumun di warung tenda yang berada di kawasan Malioboro dan sekitarnya.

"Kami mendorong masyarakat atau wisatawan untuk patuh terhadap protokol kesehatan. Kita tidak bisa menaruhkan harapan itu (penegakan protokol kesehatan) hanya ke petugas karena jumlahnya terbatas," kata Singgih, Kamis (24/9).

Masyarakat, lanjut Singgih, harus bisa beradaptasi dengan kebiasaan baru lewat memakai masker, cuci tangan, dan menjaga jarak.

Baca juga:  Jangan Abaikan Protokol Kesehatan di Tengah Keluarga

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Daerah Istimewa Yogyakarta Noviar Rahmad mengatakan pihaknya telah menegakkan Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 77 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan protokol kesehatan, sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan mulai dari teguran lisan atau teguran tertulis, pembinaan, penghentian sementara kegiatan usaha dan atau pencabutan izin usaha.

Sepanjang September 2020, 90 pengelola restoran, kafe, hotel, dan hiburan malam telah ditindak karena tidak mematuhi protokol kesehatan. Di sepanjang Jalan Mangkubumi, Kota Yogyakarta, misalnya 18 penjual angkringan kopi dibina karena tidak menerapkan protokol kesehatan.(OL-5)

BERITA TERKAIT