24 September 2020, 17:52 WIB

Apakah Penting Menyiarkan Film G 30S PKI? Ini Jawaban Mahfud MD


Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum

MENJELANG 30 September setiap tahunnya, masyarakat mulai ramai memperbincangkan isu mengenai PKI, salah satunya terkait pemutaran film memgenai G30S PKI. Menko Polhukam Mahfud MD rupanya punya jawaban tersendiri ketika ditanya, apakah penting menyiarkan film tersebut.

"Ada yang nanya, apa penting filem G 30S/PKI disiarkan? Saya jawab, saya selalu nonton film tersebut tapi bukan ingin tahu atau meyakinkan saya tentang sejarah PKI. Saya selalu nonton karena ia adalah karya film yang bagus artistik dan dramatisasinya. Kalau sejarah PKI sih saya sudah tahu sebab tahun 1965 saya sudah 8 tahun," ungkap Mahfud melalui akun twitternya @mohmafudmd, Kamis (24/9).

Baca juga: Prof Siti Zuhro: Lelang Jabatan Sekjen DPD RI Lebih Baik Ditunda 

Diketahui, pada 30 September 1965 terjadi pembunuhan terhadap enam jenderal dan satu perwira. Mereka adalah Jenderal (Anumerta) Ahmad Yani, Mayjen (Anumerta) Donald Ifak Panjaitan, Letjen (Anumerta) MT Haryono, Letjen (Anumerta) Siswono Parman, Letjen (Anumerta) Suprapto, Mayjen (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo, serta Kapten CZI (Anumerta) Pierre Tendean. (OL-6)

BERITA TERKAIT