24 September 2020, 17:29 WIB

Pasar Tradisional Melati Jadi Klaster Baru di Kota Medan


Yoseph Pencawan | Nusantara

PASAR Melati, salah satu pasar tradisional di Kecamatan Medan Tuntungan, Medan, Sumatera Utara telah menjadi klaster baru penularan Covid-19. Hal ini terjadi setelah salah satu pedagang di Pasar Melati yang positif Covid-19 meninggal dunia, tiga hari silam setelah sempat mendapat perawataan di rumah Sakit Royal Prima.

"Meski penetapan status klaster tidak ada secara resmi, tetapi kalau sudah ada kasus, otomatis (Pasar Melati) sudah menjadi klaster," kata Camat Medan Tuntungan Topan OP Ginting, Rabu (24/9).

Menurut Ginting, pengklasifikasian klaster sebenarnya dipakai secara medis untuk memetakan wilayah penularan, sehingga yang berhak memberikan status itu adalah Dinas Kesehatan. Namun dengan munculnya kasus baru di Pasar Melati, maka secara otomatis pasar tersebut memang sudah menjadi klaster baru penularan Covid-19 di Kota Medan.

Pemkot Medan telah meminta para pedagang untuk tidak berjualan selama 14 hari, khususnya mereka yang menempati lapak di blok sayur dan ikan. Pemerintah Kota Medan pun telah melakukan rapid test kepada lebih dari 100 pedagang Pasar Melati, meski pasar tersebut di bawah pengelolaan PD Pasar.

Kecamatan Medan Tuntungan memiliki empat pasar tradisional yang sehari-hari cukup ramai dikunjungi masyarakat berbelanja, yakni Pasar Induk, Pasar Selayang, Pasar Melati dan Pasar Simalingkar. (R-1)

 

BERITA TERKAIT