24 September 2020, 10:20 WIB

Bantu Hidupkan Usaha Makanan Rumahan di Masa Pandemi


Mediaindonesia.com | Ekonomi

PANDEMI covid-19 membawa sejumlah dampak bagi perekonomian Indonesia dan dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat. Keadaan perekonomian yang tidak stabil telah mengakibatkan maraknya kasus PHK di berbagai tempat. Seiring dengan perkembangan jumlah kasus harian, pemerintah pun menerapkan program PSBB, yang membatasi masyarakat dalam beraktivitas di luar rumah.

Situasi itu pun memaksa sebagian masyarakat untuk memulai usaha makanan dari rumah agar tetap mendapatkan penghasilan. Sayangnya, kurangnya pengalaman, pengetahuan, maupun modal menjadi kendala yang menghambat para pelaku usaha makanan baru untuk berkembang.

Baca juga: Infina Bantu Pelaku UKM dan UMKM untuk Tumbuh dan Berkembang

Melihat kondisi tersebut, brand tepung terigu Sania dari Wilmar Indonesia mempersembahkan Sania Exclusive Masterclass, sebuah program untuk membantu para pelaku usaha makanan rumahan yang baru memulai usahanya untuk mengembangkan usahanya dengan memberikan bantuan modal usaha total senilai Rp50 juta serta pelatihan online secara eksklusif bersama empat master di bidangnya.

Melanjutkan program #BerbagiKebaikan yang sukses diselenggarakan tahun lalu, Sania Exclusive Masterclass memberi kesempatan bagi pelaku usaha rumahan untuk meningkatkan skills berwirausaha dan beradaptasi di tengah kondisi pandemi saat ini. Menurut Marketing Manager Sania, Nuri Rialen usaha makanan rumahan memiliki potensi besar untuk membangkitkan perekonomian Indonesia. Untuk itu, diperlukan pengetahuan dan bimbingan dari mentor yang tepat agar para pelaku usaha rumahan saat ini dapat berkembang dan meraih keuntungan.

"Melalui program Sania Exclusive Masterclass, para pengusaha makanan rumahan yang menggunakan bahan baku tepung terigu protein sedang dan berjualan secara online <1 tahun diajak untuk mengunggah foto menu andalan usaha serta menceritakan latar belakang usaha di media sosial dengan tag Instagram @pastisania hingga 13 Oktober 2020. Lalu, akan ada 10 peserta terbaik yang dipilih untuk berkesempatan mendapatkan modal usaha senilai puluhan juta rupiah dan akan dibina melalui empat kelas eksklusif yang diselenggarakan secara online untuk mengembangkan usaha," ujar Nuri.

"Ada empat topik pelatihan kelas online eksklusif yang kami siapkan dan sesuaikan dengan kebutuhan skill dalam mengembangkan usaha mereka di dalam kondisi pandemi saat ini. Harapannya, hal ini bisa menjadi bekal sekaligus stimulus bagi para pelaku usaha makanan rumahan di Indonesia untuk tetap terus berkembang dan beradaptasi sehingga bisa menjadi pengusaha sukses yang handal di bidang kuliner,” ujar Nuri. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT