24 September 2020, 16:53 WIB

Polda Sulsel Bongkar Jaringan Narkotika, 13 Kg Sabu Disita


Lina Herlina | Nusantara

JAJARAN Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menangkap empat tersangka anggota sindikat narkotika. Dari keempatnya, polisi menyita 13 kilogram sabu dan 2.900 pil ekstasi.

Kapolda Sulsel, Irjen Merdisyam, Kamis (24/4) mengungkapkan dalam kasus tersebut, yang pertama tertangkap adalah berinisial MAF,  pada Minggu (20/9) di sebuah kos di bilangan Jalan Bontosunggu,  Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulsel.

"Dari tangan MAF polisi berhasil mengamankan satu paset narkoba berisi 8 butir pil ekstasi berwarna biru yang disembunyikan pelaku di dalam bungkus rokok," ungkap Merdisyam.

Setelah MAF, polisi kemudian menangkap AT alias Rio. Dari tangan AT polisi menemukan tiga paset sabu dan 57 butir ekstasi.

"Barang itu disembunyikan AT di dalam sebuah dompet berwarna cokelat. Pelaku kedua ini juga diamankan pada hari yang sama dengan MAF," lanjut Merdisyam.

Pada Senin (2/9), Tim Khusus Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel,  menangkap pelaku ketiga AZM di sebuah perumahan di kawasan Rappocini, Kota Makassar. "Pelaku ketiga ini menjadi kunci tertangkapnya pelaku yang keempat," kata Merdisyam.

Dari keterangan AZM, polisi kemduian menangkap MM, pada Rabu (23/9) di Kompleks UMI, Panakkukang, Kota Makassar. "Dari hasil penggeledahan terhadap MM awalnya, polisi hanya berhasil menyita satu bungkus besar berisi sabu di kamarnya. Setelah dilakukan introgasi, jelas Kapolda, MM mengaku menyimpan 13 kilogram sabu bersama 2.900 pil ekstasi di mobilnya," tambah Merdisyam.

Keempatnya pun diancam pasal berlapis, yaitu pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pudana mati, penjara seumur hidup, dan paling singkat enam tahun. (R-1)

BERITA TERKAIT