24 September 2020, 16:41 WIB

Denda Pelanggar Prokotol Kesehatan di Jatim Capai Rp461 Juta


Heri Susetyo | Nusantara

OPEPARSI yustisi protokol kesehatan (prokes) covid-19 di Jawa Timur yang digelar 14-23 September menjaring ribuan orang pelanggar. Sebanyak 8.685 orang dihukum membayar denda yang total keseluruhannya mencapai Rp461 juta dan akan masuk ke kas daerah masing-masing kabupaten/kota.

Pelanggaran protokol kesehatan kebanyakan di wilayah Surabaya Raya yaitu meliputi Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Gresik. Selain itu juga dari sejumlah wilayah lain di Jatim seperti Sumenep, Tulungagung, Tuban, Bondowoso dan Magetan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan prioritas operasi yustisi tersebut adalah di wilayah Surabaya Raya. Pola operasi yustisi prioritas wilayah ini terkait dengan percepatan penanganan covid-19 di Surabaya Raya.

"Kegiatan ini dilakukan di setiap perbatasan pintu masuk dan keluar kota Surabaya, seperti di Suramadu, Osowilangun dan Waru. Yang tentunya berdiri posko yang bersifat stasioner yang melakukan operasi yustisi," Trunoyudo saat mengecek Pos Pengamanan Covid-19 Suramadu Surabaya.

Menurut Truno, di setiap pospam perbatasan pintu masuk dan keluar Surabaya ada petugas gabungan Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Selain standby, ada juga petugas yang mobil melakukan sosialisasi dan juga penindakan atau penegakan hukum.

Truno menambahkan landasan pelaksana operasi yustisi adalah Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Covid-19. Selain itu juga Perda Nomor 2 Tahun 2020, Pergub Nomor 53 Tahun 2020 dan penerapan Perwali dan Perbup di masing masing wilayah kota dan kabupaten. (R-1)

BERITA TERKAIT