24 September 2020, 14:47 WIB

Ratusan Pelanggar Prokes Sidang Denda di GOR Indoor Tenis


Heri Susetyo | Nusantara

LEBIH dari 700 warga pelanggar protokol kesehatan (prokes) yang terjaring operasi yustisi menjalani sidang dan membayar denda di Gedung Olah Raga Indoor Tenis Kabupaten Sidoarjo, Kamis (24/9).

Warga yang menjalani sidang ini adalah mereka yang terjaring operasi yustisi pelanggaran prokes sejak 14 September lalu. Jumlah warga yang menjalani sidang ini sekitar 733 orang.

Sejak operasi yustisi hari pertama, lebih dari seribu orang yang terjaring di 18 kecamatan di Sidoarjo. Namun sebagian dari pelanggar prokes sudah menjalani sidang di tempat.

Para pelanggar prokes ini disanksi membayar denda Rp149 ribu dan biaya perkara Rp1.000 subsider tiga hari. Sehingga warga yang tidak mau membayar harus menjalani kurungan tiga hari. Uang denda tersebut dimasukkan kas daerah.

"Hari ini awal sidang yang terjadwal bagi warga Sidoarjo yang terjaring razia yustisi protokol kesehatan. Warga yang menjalani sidang hari ini sekitar 733 pelanggar," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji.

Menurut Sumardji, sidang terjadwal untuk palanggar prokes diadakan seminggu sekali setiap Kamis. Sementara untuk sidang di tempat diadakan setiap Senin.

Sumardji menambahkan, Sidoarjo saat ini sudah keluar dari zona merah dan masuk zona orange. Dia meminta warga Sidoarjo berpartisipasi menekan penyebaran covid-19 dengan disiplin menerapkan prokes agar bisa segera berubah menjadi zona hijau.

Sementara itu Fuad,49, salah satu pelanggar prokes mengeluhkan pelaksanaan sidang yang tanpa ada pembelaan. Sebab para pelanggar hanya datang dan langsung divonis  denda oleh hakim.

"Waktu terjaring di kawasan Krian, saya sebenarnya memakai masker namun hanya kurang benar pemakaiannya," kata Fuad.

Sidang pelanggar prokes tersebut dibuka pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Di dalam lapangan tenis tersebut ada dua tempat sidang masing-masing satu hakim. Selain itu juga disediakan dua tempat pembayaran di sisi kiri dan kanan. Masing-masing tempat pembayaran denda ini ada tiga loket yang dilayani jaksa. (J-1)

BERITA TERKAIT