24 September 2020, 14:35 WIB

Bank DBS Gandeng Mandiri Manajemen Investasi


Despian Nurhidayat | Ekonomi

BANK DBS Indonesia baru saja menjalin kerja sama dengan Mandiri Manajemen Investasi dengan menghadirkan Mandiri Global Sharia Equity Dollar, reksadana saham syariah dolar yang dimaksudkan bisa melengkapi pilihan instrumen investasi dalam menghadapi iklim investasi di era baru.

“Dalam 2 tahun terakhir kami melihat adanya perubahan tren berskala global yang terjadi secara masif, seperti perkembangan transformasi teknologi, perubahan demografi sosial yang membentuk pola baru konsumsi konsumen," ungkap Director of Consumer Banking, PT Bank DBS Indonesia Rudy Tandjung dilansir dari keterangan resmi, Kamis (24/9).

Menurut Rudi, Mandiri Global Sharia Equity Dollar merupakan produk investasi dengan penempatan berfokus pada perusahaan di sektor-sektor yang tangguh, seperti digitalisasi, kesehatan, keuangan, hingga energi. Produk ini juga menyediakan pilihan dan peluang bagi nasabah yang ingin mendiversifikasikan kekayaannya dengan penempatan di pasar global.

“Setelah sebelumnya kami meluncurkan berbagai produk reksadana seperti Manulife saham Syariah Asia Pasifik USD, Schroder Global Shariah Equity, BNP Paribas Cakra Syariah USD dan BNP Paribas Greater China Equity Syariah, kali ini kami bekerja sama dengan Mandiri Manajemen Investasi," lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Utama Mandiri Manajemen Investasi Alvin Pattisahusiwa menyatakan Mandiri Global Sharia Equity Dollar menawarkan berbagai keuntungan bagi nasabah. Di antaranya pengelolaan manajemen investasi yang profesional, diversifikasi investasi, fleksibilitas investasi, kemudahan pencairan investasi dan transparansi informasi.

"Melihat perkembangan tren investasi di tahun 2020, menurut kami penting untuk melakukan diversifikasi portofolio. Dengan berinvestasi di Mandiri Global Sharia Equity Dollar, nasabah dapat mengembangkan portofolio di perusahaan-perusahaan global seperti Microsoft Corp, Apple Inc, Alibaba Group Holdings-SP ADR, dan lainnya," kata Alvin.

Alvin menyatakan Mandiri Global Sharia Equity Dollar merupakan instrumen reksadana syariah berbasis efek luar negeri yang dapat diperjualbelikan dengan mengacu pada harga nilai aktiva bersih (NAB) per unit penyertaan yang dipublikasikan setiap hari.

Produk investasi ini bertujuan untuk memberikan tingkat pendapatan investasi dalam denominasi dolar Amerika Serikat, untuk jangka panjang dengan berinvestasi dalam portofolio efek syariah luar negeri yang bersifat ekuitas di dalam daftar efek syariah.

Mandiri Global Sharia Equity Dollar, lanjut Alvin, menawarkan akses investasi ke pasar global. Pengelolaan investasi dilakukan oleh JP Morgan Asset Management selaku Technical Advisor, untuk memberikan masukan kepada tim pengelola di Mandiri Investasi dalam mengelola portofolio global Mandiri Global Sharia Equity Dollar, sehingga memberikan potensi imbal hasil optimal pada setiap kondisi pasar.

Perlu diketahui, Mandiri Investasi membukukan total dana kelolaan mencapai Rp57,8 triliun per Agustus 2020. Mandiri Investasi merupakan perusahaan yang didirikan pada 26 Oktober 2004 sebagai spin-off dari PT Mandiri Sekuritas. (E-3)

BERITA TERKAIT