24 September 2020, 12:50 WIB

PBSI Tidak Kirim Atlet ke Denmark Terbuka


Dero Iqbal Mahendra | Olahraga

MENYIKAPI masih adanya pandemi covid-19 secara global, PP PBSI memutuskan tidak mengirimkan atlet untuk mengikuti ajang Denmark Terbika. Hal tersebut disampaikan setelah BWF menyatakan ajang tersebut masih berlangsung meski ajang Piala Thomas dan Uber ditunda pelaksanaannya.

"PBSI tidak mengirimkan pemain ke Denmark Terbuka tahun ini," kata Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto kepada Media Indonesia, Kamis (24/9)

Achmad menyebut salah satu alasannya adalah karena belum ada jaminan kesehatan dan keselamatan bagi para pemain.

Baca juga: Agung Firman Kandidat Kuat Pimpin PBSI 

Sebelumnya, BWF mengumumkan pelaksanaan Denmark Terbuka 2020 yang akan berlangsung di Odense, tetap akan berjalan sesuai jadwal yaitu pada 13-18 Oktober 2020. Sedangkan Denmark Masters 2020 yang rencananya diadakan pada 20-25 Oktober 2020 akhirnya dibatalkan.

Saat ditanya ajang apa yang terdekat yang dapat diikuti para atlet, Achmad menyebutkan rencananya agenda paling dekat yang dapat diikuti adalah ajang kejuaraan seri Asia yang kemungkinan akan diselenggarakan di Thailand.

"Kami sudah mendapat informasi tentang jaminan, mekanisme serta prosedur yang akan dilakukan di Thailand. Secara prinsip, apa yang dilakukan Thailand jauh lebih baik dan komprehensif dari segi jaminan keselamatan bagi pemain," terang Achmad.

Budiharto mengatakan PBSI telah berdiskusi dengan para pemain mengenai kejuaraan seri Asia.

Para pemain tidak keberatan untuk turun di kejuaraan seri Asia yang akan dimulai pada November 2020 mendatang karena dari segi lokasi, Thailand lebih dekat dengan Indonesia sehingga waktu perjalanan lebih pendek.

Sebelumnya, BWF memang telah mengumumkan akan menunda pelaksanaan Piala Thomas dan Uber.

"Baru ada informasi ditunda hingga 2021 dan belum ada informasi di bulan apa, tetapi kemungkinan setelah Olimpiade. Kalau ini benar, kami bisa fokus ke Olimpiade dulu," tutur Achmad.

Dengan adanya rencana ini, PBSI akan mengkaji ulang penyelenggaraan home tournament ketiga dengan format Piala Sudirman, seperti yang pernah diumumkan setelah ajang Mola TV PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020.

"Kami masih menunggu keputusan resminya dari BWF," terang Achmad.

Achmad mengatakan tim Pembinaan dan Prestasi bersama tim pelatih tiap sektor akan memutuskan apakah masih perlu diadakan turnamen internal untuk melihat kesiapan atlet di turnamen seri Asia pada November mendatang. (OL-1)

BERITA TERKAIT