24 September 2020, 12:46 WIB

Biaya Karantina Bagi WNA di Malaysia Rp16 Juta


Basuki Eka Purnama | Internasional

PEMERINTAH Malaysia mulai menerapkan biaya karantina bagi warga negara asing (WNA) yang memasuki negara tersebut terhitung mulai Kamis (24/9) sebesar RM4.700 atau sekitar Rp16 juta.

Wakil Kepala Lembaga Pengurusan Bencana Negara (Nadma) Kantor Perdana Menteri Malaysia Zakaria Bin Shaaban mengemukakan hal itu dalam surat yang beredar di Kuala Lumpur, Kamis (24/9).

Surat itu juga menyebutkan pemberlakuan biaya karantina tersebut berdasarkan musyawarah khusus menteri-menteri terkait Perintah Kawalan
Pergerakan (PKP) pada 15 September 2020.

Baca juga: Jokowi Suntikkan Energi bagi Kerja Sama Global atasi Pandemi

Biaya karantina penuh tanpa subsidi pemerintah tersebut dilaksanakan Kementerian Kesehatan Malaysia di semua pintu masuk dan WNA bersangkutan akan diberikan kwitansi agar bisa masuk ke hotel yang sudah ditetapkan.

Sebenarnya, kebijakan tersebut mulai berlaku pada 15 September 2020 namun untuk memberikan kesempatan kepada semua lembaga di pintu masuk perbatasan Bandara untuk melakukan penyesuaian akhirnya ditetapkan berlaku mulai 24 September 2020.

Ketentuan tersebut tidak berlaku bagi pemegang visa Reciprocal Green Lane (RGL) dan Periodic Communting Arrangement (PCA) dan mereka yang
diperbolehkan karantina di rumah.

Sementara itu, dokter asal Indonesia yang bekerja di Hospital Serdang, Selangor, Fahirah Anditasari mengatakan saat dirinya menjalani karantina, beberapa waktu lalu, tarifnya masih antara RM2.100 hingga RM2.500 atau Rp7 juta hingga Rp8 juta lebih.

Dia menjalani karantina di sebuah hotel di Kuala Lumpur selama 14 hari setelah tiba dari Jakarta pada 9 Agustus lalu.

"Kalau sekarang, tarif karantina RM4.700, sudah dua kali lipat," katanya. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT