24 September 2020, 12:16 WIB

Lima Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Ngada Tarik Nomor Urut


Ignas Kunda | Nusantara

KPU Ngada melakukan penetapan nomor urut dan daftar pasangan calon dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Ngada 2020 di Aula KPU, Kamis (24/9). Lima pasangan calon serta perwakilannya terlihat hadir memenuhi undangan KPU.

Sejak pagi, sekitar pukul 10.00 WITA, setiap pasangan calon yang menuju kantor KPU untuk undian penetapan nomor urut harus melalui pemeriksaan metal detektor yang dijaga aparat Polres Ngada.

Para peserta juga diarahkan untuk mengikuti protokol kesehatan seperti mencuci tangan sebelum memasuki aula KPU Ngada. Lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas KPU, serta pemberian sarung tangan.

Baca juga: Wakil Ketua Umum DPP NasDem Nilai Rudy Mastura Pemimpin Ideal

Pengundian nomor urut dimulai dengan urutan pengambil sesuai waktu kedatangan pasangan calon di KPU.

Hasil pengundian nomor urut lima pasangan calon yang akan bersaing dalam pemilihan bupati dan wakil bupati tersebut yakni Wilfridus Muga dan Herman Say (paket Firman) dari calon independen atau perseorangan mendapatkan nomor urut 1.

Paru Andreas dan Raymundus Bena yang diusung Partai Golkar dan PKB dengan jumlah 7 kursi, mendapatkan nomor urut 2.

Paulus Soli Woa dan Gregorius Upi Dheo (paket Pas-gud) yang diusung Partai NasDem dan Demokrat dengan jumlah 5 kursi, mendapatkan nomor urut 3.

Kristoforus Loko dan Eman Dopo (paket Credo) yang diusung partai PAN dan Hanura dengan jumlah 5 kursi, mendapatkan nomor urut 4.

Helmut Waso dan Yohanes Tay Ruba (paket Hebat) diusung Partai Perindo dan PDIP dengan jumlah 8 kursi mendapatkan nomor urut 5.

Ketua KPU Stanislaus Neke mengatakan nomor urut berapapun angkanya harus diterima para calon dengan iklhas, karena nomor ini merupakan nomor keberuntungan menuju bupati dan wakil bupati Ngada 2021-2026.

"Nomor urut dari setiap pasangan calon ini selanjutnya akan disematkan dan dicetak pada alat peraga kampanye, bahan kampanye, dan surat suara. Nomor urut ini akan disematkan pada pasangan calon sebagai nomor keberuntungan masing-masing calon," katanya.

Pihak Polres juga menyerahkan 10 orang anggota polres sebagai pengawal pribadi yang nantinya menjaga pasangan calon serta keluarganya.

Selain itu, aparat dari Polres Ngada juga melakukan penjagaan ketat pada area sekitar KPU dengan menutup jalan masuk pada sisi timur dan barat.

Selanjutnya, pada Jumat (25/9), KPU langsung menyelenggarakan deklarasi damai. (OL-1)

BERITA TERKAIT