24 September 2020, 11:34 WIB

Hari Ini, Polisi Periksa 13 Saksi Terkait Kebakaran Kejagung


Siti Yona Hukmana | Megapolitan

POLRI terus berupaya mencari tersangka kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung). Sebanyak 13 saksi akan diperiksa pada hari ini, Kamis (24/9).

"Kami jadwalkan nanti siang pukul 13.00 WIB," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (24/9).

Ferdy mengatakan pemeriksaan saksi dilakukan Tim Penyidik Gabungan Polri kasus kebakaran Gedung Utama Kejagung. Tim terdiri dari penyidik Dittipidum Bareskrim Polri, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan.

Baca juga: Hari Ini, 17 Saksi Kebakaran Kejagung Diperiksa

Ferdy mengatakan ke-13 saksi yang diperiksa itu dari berbagai pihak. Sebanyak tujuh saksi terdiri dari pihak swasta, pekerja, cleaning service,aparatur sipil negara (ASN), dan jaksa di Kejaksaan Agung

"Enam ahli, terdiri dari ahli pusat laboratorium forensik (puslabfor), ahli kebakaran dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Indonesia (UI), ahli hukum pidana UI, Universitas Trisakti dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ)," beber jenderal bintang satu itu.

Sebelumnya, Polri telah memeriksa 29 saksi. Sebanyak 12 saksi diperiksa pada Senin (21/9). Saksi itu antara lain pramubakti, tukang dan cleaning service.

Kemudian memeriksa 17 saksi pada Selasa (22/9). Mereka ialah staf Kejaksaan Agung, keamanan dalam (kamdal) Kejaksaan Agung, hingga pegawai negeri sipil (PNS).

Polisi delapan kali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti diamankan, berupa kamera pemantau atau CCTV, abu arang sisa kebakaran atau hidrokarbon, dan potongan-potongan kayu sisa pembakaran.

Petugas juga menemukan beberapa botol plastik berisi cairan, jeriken berisi cairan, kaleng bekas lem, instalasi alat (terminal kontak), serta minyak pembersih atau dust cleaner yang disimpan di gudang cleaning service.

Penyidik Bareskrim Polri menyita sejumlah barang bukti di lokasi kebakaran itu. Polri telah bersurat ke pengadilan dalam hal persetujuan penyitaan barang bukti tersebut. (OL-1)

BERITA TERKAIT