24 September 2020, 10:51 WIB

KPK Setor Denda Elfin Mz Muchtar Sebesar Rp1 Miliar


Kautsar Bobi | Politik dan Hukum

JAKSA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetor uang hukuman mantan Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, Elfin Mz Muchtar. Uang itu merupakan cicilan uang pengganti yang wajib dibayar Elfin sebagaimana putusan Pengadilan Tipikor Palembang.

"Pada Selasa (22/9), Jaksa Eksekusi KPK Andry Prihantono telah melakukan penyetoran uang sejumlah Rp1 miliar ke kas negara," ujar Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Kamis (24/9).

Ali menambahkan, Elfin sebelumnya telah membayar cicilan pertama dan kedua uang pengganti masing-masing sebesar Rp300 juta. Adapun keseluruhan uang pengganti yang dibebankan kepada terpidana sebesar Rp2.365.000.

Baca juga: Maki Minta Firli Didemosi Jadi Wakil Ketua KPK

"Tersisa Rp765.000.000 yang akan terus dilakukan penagihan oleh Jaksa Eksekusi KPK guna memaksimalkan pemasukan kas negara dari hasil pemulihan aset Tipikor," jelasnya.

Elfin merupakan perantara Bupati nonaktif Muara Enim Ahmad Yani. Dia mengatur pembagian uang fee proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Elfin dinyatakan terbukti menerima suap dari terdakwa kontraktor Robi Okta Fahlefi.

Kaki tangan Ahmad Yani itu terbukti menerima Rp1 miliar dan tanah senilai Rp2 miliar di wilayah Tangerang, Banten. Elfin juga menerima sepasang sepatu basket seharga Rp25 juta.

Elfin dijatuhi hukuman empat tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider enam bulan oleh Pengadilan Negeri Palembang. Elfin juga dikenakan membayar kerugian negara sebesar Rp2,365 miliar.

Elfin terbukti melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (OL-1)

BERITA TERKAIT