24 September 2020, 10:33 WIB

Ludahi Pemain Lawan, Di Maria Diskors Empat Laga


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

GELANDANG Paris Saint-Germain Angel Di Maria, Rabu (23/9), diganjar skorsing empat laga karena meludahi lawan saat perkelahian massal dalam laga Ligue 1 melawan Marseille yang berujung lima pemain dikartu merah dan Neymar mengaku menjadi korban rasisme.

Komisi Disiplin Ligue 1 menjatuhkan hukuman itu setelah Di Maria meludahi pemain belakang Marseille Alvaro Gonzalez.

Skorsing Di Maria itu mulai berlaku pada 29 September yang berarti dia akan absen dalam laga melawan Reims pada Minggu (27/9). Di Maria bisa kembali bermain pada 8 November.

Baca juga: PSG Optimistis Transfer Dele Alli Segera Rampung

Adapun tudingan Neymar bahwa dia menjadi korban ejekan rasisme dari Gonzalez akan diselidiki pada 30 September.

Neymar diganjar kartu merah karena memukul belakang kepala Gonzalez. Dia menuding bek Spanyol itu menyebut dirinya monyet. Gonzalez membantah tuduhan itu.

Penyerang Brasil itu telah diganjar skorsing dua laga pada pekan lalu terkait insiden pada 13 September di Parc des Princes itu.

Pekan lalu, bek PSG Layvin Kurzawa juga diganjar skorsing enam laga karena menendak bek kiri Marseille Jordan Amavi yang diskors tiga laga karena terkena kartu merah.

Leandro Paredes juga diganjar dua laga karena diganjar kartu merah, begitu juga dengan Dario Benedetto.

Marseille memenangkan laga kontra PSG itu 1-0.

Ligue 1 juga menyelidiki tuduhan Neymar melontarkan pernyataan rasis ke bek kanan Marseille asal Jepang Hiroki Sakai serta melontarkan ejekan homofobia ke arah Gonzalez.

Pemain yang dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran rasisme atau homofobia terancam skorsing hingga 10 laga. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT