24 September 2020, 09:13 WIB

Revolusi Mental Diperlukan untuk Perangi Covid-19


Theofilus Ifan Sucipto | Humaniora

GERAKAN revolusi mental dinilai relevan untuk memerangi covid-19. Konsep tersebut menekankan tiga poin yakni integritas, etos kerja, dan gotong royong.

"Kita menghadapi pandemi covid-19 membutuhkan revolusi mental dalam bentuk percepatan perilaku disiplin protokol kesehatan," kata Ketua DPRPuan Maharani dalam keterangan tertulis, Kamis (24/9).

Gerakan revolusi mental, kata Puan, perlu dimulai dari diri sendiri dan meluas ke lingkungan sekitar. Supaya orang lain turut merasakan dan berjuang dengan konsep tersebut.

Baca juga: Ada 1.146 Klaster Covid-19 di Indonesia

Puan berharap generasi muda menjadi agen perubahan melalui revolusi mental. Sebab, anak muda khas dengan energik dan dinamis.

"Supaya revolusi mental menjadi bagian tidak terpisahkan dari jati diri generasi muda," ujar dia.

Politikus PDI Perjuangan itu mencontohkan semangat produktif di tengah covid-19. Namun, hal itu membutuhkan integritas dan gotong royong dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

"Ini harus dilaksanakan oleh seluruh komponen bangsa secara terus-menerus," tegas Puan. (OL-1)

BERITA TERKAIT