24 September 2020, 08:50 WIB

Gandeng BTN, ILUNI UI Akan Buat Riset Properti


Raja Suhud | Ekonomi

KETUA  Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Andre Rahadian menyampaikan rencana kerja sama riset dan konsultasi properti dengan Bank BTN. Kerja sama ini menjadi upaya pembelajaran pengembangan dan pembiayaan perumahan.

Andre mengumumkan kerja sama dengan Bank BTN melalui BTN Housing Finance Center dalam sebuah sesi Kuliah Umum Program Ruang Temu Property Developer, Rabu (23/9). Acara itu sekaligus menjadi penandatangan Nota Kesepahaman ILUNI UI dan Bank BTN. 

“ILUNI UI ingin mendorong, memfasilitasi, dan menyelenggarakan pusat pendidikan yang nantinya dapat melakukan kegiatan usaha dan kerja sama kemitraan,” ungkap Andre dalam sambutannya via Zoom.

Ia berharap, kerja sama tersebut mampu membantu peningkatan ekonomi masyarakat. 

Sebagai langkah awal, ILUNI UI dan BTN Housing Finance Center mengadakan Program Kelas Pengenalan (Introductory Class) Ruang Temu Property Developer. Program ini diadakan secara virtual selama empat hari. Kegiatan ini merupakan program pertama dan akan menjadi kegiatan reguler berkelanjutan. 

“Program dari Millennial and Business Center ILUNI UI ini akan menjadi wadah bagi alumni muda, baik yang berkecimpung sebagai developer maupun market dari bisnis properti. Diharapkan ada alumni UI yang jadi calon nasabah Bank BTN saat membeli properti,” papar Andre.

Andre menyebut, sinergi dengan BTN adalah upaya pengembangan sumber daya manusia dan riset di bidang perumahan. Terdapat sekitar 400ribu alumni UI, dengan 103ribu terdaftar di aplikasi khusus alumni UI bernama UI Connect. 

“Kami berharap menjadi mitra yang baik dan tepat untuk BTN memasarkan produknya,” ungkap dia.

Kerja sama ILUNI UI dan Bank BTN meliputi program pendidikan dan pelatihan bagi pengembang dan calon pengembang perumahan, program riset di bidang perumahan, serta program konsultasi di bidang perumahan. 

Andre pun menyatakan apresiasi dan rasa terima kasih yang tinggi atas dukungan yang diberikan. “Ini bukan kerja sama yang pertama. Semoga kerja sama ini bisa berjalan dengan lancar. Terima kasih atas dukungan dari BTN. Semoga bisa jadi kolaborasi yang saling menguntungkan,” pungkasnya.  

Sementara itu, Direktur Utama Bank BTN Pahala N. Mansury dalam kuliah umum menyampaikan bahwa properti merupakan sektor penting di Indonesia. Ia menyebut, sektor ini memiliki efek multiplier kepada sektor-sektor lain. Properti juga merupakan sektor yang domestic driven. 

“Hampir keseluruhan bahan-bahan untuk pengembangan rumah lebih dari 90% sudah diproduksi di Indonesia. Sehingga, sektor ini merupakan salah satu sektor strategis,” papar dia. 

Namun, Pahala menyayangkan sektor ini belum banyak berkontribusi terhadap sektor ekonomi secara keseluruhan. Salah satu indikatornya adalah ratio antara KPR dan GDP masih di bawah 4%, sementara negara lain sudah di atas 20%. 

“Ini menjadi perhatian Bank BTN sebagai bank yang fokus pada pengembangan sektor perumahan di Indonesia,” kata dia. 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sekitar 90% portofolio perkreditan Bank BTN disalurkan kepada sektor perumahan. 

“Supply side dan para pengusaha yang mengembangkan sektor properti menjadi fokus CSR dari kegiatan BTN, seperti kegiatan bina lingkungan dan pengembang,” kata Pahala. Dengan begitu, Pahala berharap dapat menambah jumlah pengembang dan pengusaha sektor properti dari waktu ke waktu. 

Selain itu, Pahala menuturkan bahwa Bank BTN juga fokus mengembangkan infrastruktur, sarana, dan prasarana perumahan. Dia juga berharap, kerja sama ILUNI UI dan Bank BTN dapat meningkatkan kapabilitas dan pengembangan para pengembang muda di Indonesia. “Semoga kegiatan ini bisa terus ditingkatkan, sehingga bukan hanya jadi satu program yang kita selenggarakan sekali saja, tapi bisa jadi program peningkatan kapabilitas para pengembang yang berlangsung berkelanjutan,” imbuhnya.(RO/E-1)

BERITA TERKAIT