24 September 2020, 05:50 WIB

Cara Memilih dan Merawat Sarung Tangan Biker


(Cdx/S-2) | Otomotif

SARUNG tangan menjadi salah satu kelengkapan penting dalam keselamatan berkendara. Gunanya untuk melindungi area tangan jika terjadi kecelakaan. Sarung tangan juga
bermanfaat mencegah kram pada jari saat berkendara di udara yang dingin.

Tim Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan tips dalam pemilihan dan merawat sarung tangan untuk menunjang kenyamanan berkendara.

“Banyak sekali jenis sarung tangan untuk berkendara. Para biker perlu memperhatikan tiap-tiap fungsinya agar tidak salah pilih,” pesan Safety Riding Manager AHM
Johannes Lucky di Jakarta, beberapa waktu lalu.


Pilih bahan yang sesuai

Dari berbagai jenis bahan yang ditawarkan terdapat dua bahan utama yang sering digunakan untuk pembuatan sarung tangan berkendara, yakni berbahan leather atau
kulit dan bahan fabric/kain. Setiap bahan ini memiliki karakter berbeda.

Bahan kain cocok digunakan saat udara panas sehingga dapat menyerap keringat. Namun, di kondisi udara dingin sebaiknya menggunakan sarung tangan berbahan kulit
agar hangat.

“Karakteristik yang paling menonjol dari kedua bahan ini, yakni untuk sarung tangan berbahan kain memiliki karakteristik yang lebih lentur.

Sarung tangan berbahan kulit memiliki karakter yang lebih kaku dan sedikit mengurangi sensitivitas pada jari sehingga perlu penyesuaian yang lebih, tetapi lebih aman untuk melindungi dari gesekan,” jelas Lucky.


Nyaman dipakai

Pastikan sarung tangan tidak terlalu ketat agar sirkulasi darah dapat berjalan dengan baik saat berkendara. Sarung tangan juga harus melindungi seluruh bagian tangan dari
ujung jari hingga pergelangan tangan.

“Para biker juga perlu memilih sarung tangan yang memiliki pelindung tulang agar dapat melindungi tangan secara maksimal. Dianjurkan pemilihan sarung tangan yang
menutupi seluruh bagian tangan,” tambah Lucky.


Mudah dibersihkan

Sarung tangan juga haruslah mudah dibersihan. Perawatan sarung tangan minimal dilakukan sebanyak dua atau tiga kali seminggu.

Rendam sarung tangan dalam campuran air hangat dan sabun cuci tangan atau sabun bayi selama 5-10 menit. Kemudian, bersihkan perlahan-lahan dengan menggunakan
tangan agar tidak merusak lapisan protector pada sarung tangan.

Jangan gunakan sikat dalam proses pembersihan karena dapat mengakibatkan kerusakan pada sarung tangan.

Bilas sarung tangan dengan air bersih. Khusus untuk bahan kulit, bersihkan sarung tangan tanpa merendamnya dalam air untuk menghindari kerusakan
pada lapisan kulit.

Setelah dicuci, keringkan dengan baik. Untuk bahan kain, dapat dikeringkan di bawah sinar matahari. Sebaliknya, untuk sarung tangan berbahan kulit, disarankan untuk tidak
dilakukan di bawah sinar matahari.

Sinar matahari justru dapat merusak material dari kulit. Oleh karena itu, proses pengeringan cukup mengandalkan embusan angin hingga benar-benar kering.

Tidak dianjurkan diperas agar tetap menjaga kualitas bahan kulit. “Perawatan sarung tangan sangatlah penting untuk menjaga kualitas sarung tangan,
mencegah bau dan berkembangnya kuman di dalam sarung tangan,” tutup Lucky. (Cdx/S-2)

BERITA TERKAIT