24 September 2020, 08:32 WIB

Rashford Dapat Dukungan Wali Kota London Perangi Kelaparan Anak


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

MARCUS Rashford mengaku dirinya semakin bersemangat untuk memerangi kelaparan anak dan meminta semua orang melupakan rivalitas di sepak bola untuk bersatu. Hal itu diungkapkan pemain Manchcester United itu setelah mendapatkan dukungan Wali Kota London Sadiq Khan.

Pesepak bola berusia 22 tahun itu telah membentuk gugus tugas bersama sejumlah supermarket dan produsen makanan di Inggris untuk mengatasi masalah kelaparan anak setelah dia berhasil mendesak pemerintah 'Negeri Ratu Elisabeth' itu memperpanjang program makanan gratis di sekolah selama lockdown covid-19.

Kampanye Rashford itu mendapatkan pujian dan dukungan dari berbagai penjuru Inggris termasuk dari Khan.

Baca juga: Pemilik West Ham Mengaku Miliki Dana Transfer Terbatas

Wali Kota London itu berkelakar bahwa sebagai pendukung Liverpool, tidak mudah bagi dirinya untuk memuji seorang pemain Manchester United.

"Saat masih kanak-kanak, saya diuntungkan dengan adanya program makan gratis di sekolah. Kehidupan keluarga saya akan semakin berat jika program itu tidak ada. Karenanya, saya tahu betapa pentingnya program itu," ujar Khan dalam surat untuk Rashford.

"Kampanye Anda bersama kerja keras lembaga amal lainnya, banyak yang bekerja di sini, di London, berarti ratusan ribu anak mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan."

"Namun perang kita melawan kelaparan anak tidak berhenti di sini. Setiap anak memilih hal untuk mendapatkan makanan yang sehat tidak peduli kondisi keuangan keluarga mereka atau dimana mereka tinggal."

"Saya akan terus bekerja sesuai kemampuan saya untuk mengakhiri pandemi kelaparan anak dan memberikan dukungan kepada anak-anak di komunitas agar mereka bisa mencapai potensi mereka, seperti yang telah Anda lakukan," imbuhnya.

Rashford kemudian berterima kasih atas dukungan Khan dan meminta pendukung sepak bola lainnya untuk melupakan rivalitas saat membahas masalah sosial.

"Saya juga melakukan yang terbaik untuk anak-anak di Liverpool. Anak-anak di Inggris menangis meminta bantuan kita. Ini lebih besar dari saya, dari sepak bola, dan dari politik. Telah tiba waktunya kita mendegar ketimbang menutup telinga kita di balik rivalitas," tegas Rashford. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT