24 September 2020, 08:10 WIB

Harga Emas Turun Lagi


Antara | Ekonomi

EMAS berjangka turun tajam pada akhir perdagangan pada Rabu (23/9) waktu setempat atau Kamis (24/9) pagi WIB. Hal tersebut memperpanjang penurunan untuk hari ketiga berturut-turut karena tertekan oleh penguatan dolar AS yang berlanjut. Investor pun sedang menunggu tanggapan lebih lanjut dari bank-bank sentral utama ketika ketidakpastian ekonomi terus membayang.
  
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, anjlok US$39,2 atau 2,05% menjadi ditutup pada US$1.868,40 per ons. Sehari sebelumnya, Selasa (22/9), emas berjangka terpangkas US$3 atau 0,16% menjadi US$1.907,60.
  
Emas berjangka juga turun tajam sebesar US$51,5 dolar AS atau 2,62% menjadi US$1.910,60 pada Senin (21/9). Harganya sempat terangkat sekitar US$12,2 atau 0,63% menjadi US$1.962,10 pada akhir pekan lalu, Jumat (18/9) dan jatuh US$20,6 atau 1,05% menjadi US$1.949,9 pada Kamis (17/9).  

"Emas saat ini mengambil isyarat dari dolar AS. Kekuatan dolar AS terus membebani emas," kata analis Standard Chartered, Suki Cooper. "Kami memperkirakan pengujian ulang harga emas di posisi terendah dari awal Agustus. Level dukungan teknis berikutnya setelah itu ialah sekitar US$1.840 per ons. Tapi, harga mendekati wilayah oversold." (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT