24 September 2020, 04:41 WIB

KPK Lelang Barang Rampasan


Ant/P-5 | Politik dan Hukum

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III, melelang barang rampasan negara. Barang rampasan yang dilelang itu berasal dari delapan perkara tindak pidana korupsi.

“KPK kembali melaksanakan lelang barang rampasan negara tanpa kehadiran peserta lelang dengan jenis penawaran lelang melalui internet (closed bidding) dengan perantara KPKNL Jakarta III sebagai upaya aktif melakukan asset recovery dari tindak pidana korupsi berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor yang telah berkekuatan hukum tetap,” kata pelaksana tugas (Plt) penindakan juru bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, kemarin. Delapan perkara korupsi itu, yakni putusan Pengadilan Tipikor atas nama terdakwa Sihol P Manullang, dan putusan Pengadilan Tipikor atas nama terdakwa Muzni Tambusai.

Putusan MA RI atas nama terdakwa Hari Sabarno, putusan MA RI atas nama terdakwa M Akil Mochtar, dan putusan Pengadilan Tipikor
atas nama terdakwa Syahrul Rajasampurnajaya.

Selanjutnya, putusan Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat atas nama terdakwa Gatot Pujo Nugroho, putusan Pengadilan Tipikor atas nama Hendri, dan putusan Pengadilan Tipikor pada PN Bandung atas nama terdakwa Hendry Saputra.

Adapun barang-barang yang dilelang berupa satu paket long way printing machine, dua mobil Nissan TE R, sebuah mobil Volvo, sebuah mobil Marcedes Benz, sebuah mobil Toyota Crown, satu gelang emas putih dengan lima mata berlian, dan satu kalung emas putih dengan lima mata berlian.

Selanjutnya, sebuah cincin emas putih dengan mata berlian, sebuah cincin emas putih dengan mata berlian, satu unit mobil Double Cabin
Mitsubishi Triton, satu unit mobil Chevrolet Spark, satu unit laptop, serta beberapa paket telepon seluler dari berbagai merek.

“Lelang akan dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2020 dengan batas akhir penawaran pukul 14.00 WIB (waktu server) alamat domain www.lelang.go.id. Tempat lelang di KPKNL Jakarta III Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun Nomor 10 Jakarta Pusat dan penetapan pemenang setelah batas akhir penawaran,” ucap Ali. (Ant/P-5)

BERITA TERKAIT