24 September 2020, 00:40 WIB

Ikut Kontes Abang None untuk Menjalin Relasi 


MI | Humaniora

SEBAGAI pemuda yang aktif berkegiatan di Kepulauan Seribu, Andi berharap bisa lebih menyuarakan pesona yang ada di wilayah itu dengan lebih luas. 

Ia kemudian memutuskan untuk mengikuti kontes Abang None DKI Jakarta pada 2013. “Awalnya kurang percaya diri juga, tapi apa salahnya dicoba,” ujar Andi.

Peraih penghargaan Adibakti Mina Bahari dari Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut mengatakan, tujuan lain ia mengikuti Abang None ialah mempermudah upayanya melakukan edukasi kepada masyarakat Kepulauan Seribu, baik soal pelestarian lingkungan maupun pendidikan.

“Karena sepertinya dengan status Abang None ini pasti jadi le bih didengar. Benar saja, warga umum nya jadi lebih antusias meng ikuti edukasinya,” ujar Andi.

Pada kontes tersebut, Andi meraih juara harapan I Abang DKI Jakarta. Namun, bukan gelar juara yang ia kejar, melainkan relasi dan jejaring Abang None yang telah ada dan besar di DKI Jakarta.

“Saya jadi bisa bertemu dengan anggota-anggota Ikatan Abang None DKI Jakarta. Saya ajak mereka berkegiatan di Kepulauan Seribu,” ujar Andi.

Mulai dari kegiatan edukasi soal lingkungan, gerakan membaca, hingga gerakan rajin menyikat gigi kepada siswa sekolah dasar. Ia juga mengajak para kontestan Putra Putri Bahari untuk turun langsung melakukan edukasi di pulau-pulau penduduk.

“Intinya sangat bermanfaat pada gerakan yang saya jalankan. Jadi lebih banyak dukungan dan tokoh-tokoh yang terlibat,” ujarnya.

Saat ini, Andi masih terus menjalin komunikasi dengan Ikatan Abang None DKI Jakarta. Ia juga masih aktif mengajak mereka ikut berkegiatan bersama Ikatan Abang None Kepulauan Seribu di pulau-pulau.

“Karena Kepulauan Seribu ini bagian dari wilayah strategis DKI Jakarta, juga masuk dalam program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, jadi harus diperhatikan sekali keberlanjutan dan kemajuan SDM-nya,” tutur Andi. (Pro/M-4)

BERITA TERKAIT