23 September 2020, 18:50 WIB

Kebakaran Kejagung, Penyidik Lengkapi Administrasi Penyidikan


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

TIM gabungan penyidik yang terdiri dari Dittipidum Bareskrim Polri, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, dan Polres Metro Jakarta Selatan, terus melakukan pendalaman terhadap saksi terkait kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung. 

Tak hanya itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, menuturkan bahwa penyidik juga tengah melengkapi administrasi penyidikan.

Baca juga: Paguyuban Pasundan Minta Pilkada Ditunda

“Tidak ada pemeriksaan saksi hari ini, penyidik konsolidasi mempelajari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan melengkapi administrasi penyidikan,” tutur Awi kepada Media Indonesia, Rabu (23/9).

Awi menuturkan penyidik sejatinya memeriksa total 29 saksi, namun pada saat pemeriksaan, satu saksi tidak hadir.

“Sekarang 28 saksi, seharusnya 29 saksi, namun kemarin 1 saksi tidak hadir, akan dipanggil ulang,” paparnya.

Namun, Awi enggan membeberkan jadwal ulang pemanggilan satu saksi yang belum diperiksa.

Sebelumnya, Awi menyatakan pihaknya masih menunggu perkembangan pemeriksaan yang dilakukan tim gabungan penyidik. 

“Nanti kalau ada perkembangan akan kami sampaikan,” tuturnya. 

Penyidik sendiri telah memeriksa 17 saksi dan 12 saksi untuk mencari terduga pelaku. “Sebanyak 17 saksi itu pekerja atau tukang, staf Kejaksaan Agung, keamanan dalam (kamdal), dan PNS Kejaksaan Agung,” papar Sambo. (OL-6)

BERITA TERKAIT