23 September 2020, 17:28 WIB

Cegah Klaster Wisata, Siaga Candi Dicanangkan


Lilik Darmawan | Nusantara

SEBANYAK 15 obyek wisata di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) dicanangkan sebagi Wisata Siaga Candi, Rabu (23/9). Dengan demikian, ke-15 obyek wisata tersebut harus benar-benar mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Bahkan, jika ada petugas atau pengunjung yang terpapar Covid-19, maka obyek wisata bakal ditutup kembali.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan bahwa pemkab mengizinkan pembukaan obyek wisata setelah melakukan kajian mendalam. 

"Obyek wisata dicanangkan sebagai Wisata Siaga Candi. Tujuannya adalah pengetatan protokol kesehatan. Jadi, pemkab menginginkan agar covid-19 tidak menyebar, tetapi ekonomi masyarakat juga berjalan," jelas Bupati Achmad, Rabu (23/9).

Menurutnya, kebijakan pembukaan obyek wisata dilakukan untuk memulihkan ekonomi masyarakat Banyumas terutama mereka yang mencari penghasilan dari kunjungan wisata. 

"Meski demikian, semuanya harus patuh pada protokol kesehatan dan ekonomi masyarakat bisa bangkit lagi. Namun demikian jangan sampai nantinya ada klaster obyek wisata. Kalau ada yang tidak menerapkan protokol kesehatan dan misalnya ada petugas yang terpapar Covid-19, maka pemkab tidak segan-segan akan menutup kembali," tegasnya.

baca juga: Harmonisasi Adaptasi Kebiasaan Baru Untuk Pulihkan Pariwisata DIY

Petugas di tempat wisata harus secara tegas mengingatkan kepada para pengunjung untuk terus mengikuti protokol kesehatan yang ada. Sementara Kapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka mengatakan bahwa pencanangan program Wisata Siaga Candi dilakukan guna mencegah laju penyebaran Covid-19, sekaligus sebagai upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional. '

"Wisata Siaga Candi dicanangkan untuk menyeimbangkan antara penanggulangan covid-19 dengan peningkatan perekonomian," tambahnya. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT