23 September 2020, 16:20 WIB

Dewan Pers Minta Media Gaungkan Disiplin Protokol Kesehatan


Suryani Wandari Putri Pertiwi | Humaniora

KETUA Dewan Pers, Muhammad Nuh khawatir kasus positif coid-19 terus menaik, sehingga ia pun meminta jusnalis dan media untuk terus menggaungkan disiplin menerapkan protokol kesehatan covid-19.

"Sebagaimana kita ketahui Indonesia sedang merangkak menuju puncak kurva dan belum diketahui akhir puncaknya. Kami ingin mengajak kawan-kawan pers untuk terus menggelorakan agar masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan supaya tidak naik terus," ucap Nuh dalam acara webinar 21 Tahun UU Pers: Prospek dan Tantangan, Rabu (23/9).

Menurutnya, ini menjadi kewajiban para insan media sebagaimana janji kemerdekaan pers terhadap Undang Undang no 40 tahun 1999.

Baca juga :Menteri ESDM Sebut Potensi Energi Surya Mencapai 200 GW

Menurutnya, saat ini fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang sangat terbatas dan perilaku sosial yang belum patuh terhadap protokol kesehatan menjadikan kurva sulit untuk melandai. Sehingga pers harus tetap menggelorakanterhadap protokol kesehatan dan optimisme publik.

Ia khawatir, jika angka kasus Covid-19 terus menunjukkan tren kenaikan seperti saat ini, maka bisa-bisa rumah sakit akan over kapasitas. Di mana imbasnya angka kematian pasien Covid-19 akan semakin meninggi.

"Kita itu berusaha agar tidak melalui puncak itu terlalu dalam, atau terlalu tinggi. Tapi kalau bisa kita flattening, kita flat-kan. Yang kira-kira puncaknya ini masih bisa di-cover oleh kapasitas sistem kesehatan kita," pungkasnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT