23 September 2020, 13:10 WIB

BUMN dan Swasta Diharapkan Serap Komoditas Kopi


Despian Nurhidayat | Ekonomi

PANDEMI covid-19 telah memengaruhi beberapa komoditas pangan yang mengakibatkan tidak terserapnya sejumlah komoditas akibat daya beli masyarakat yang turun. Salah satu komoditas yang terdampak cukup besar ialah kopi.

Menteri Koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah) Teten Masduki mengatakan bahwa serapan komoditas kopi yang menurun juga diakibatkan oleh melemahnya permintaan ekspor kopi.

Baca juga: Festival Kopi Media Indonesia Angkat Kualitas Pelaku Industri

"Padahal produksinya sedang baik saat ini. Namun karena pandemi covid-19  penyerapan komoditas pangan ini kemudian terganggu. Kopi 96,6% itu dihasilkan dari kebun rakyat. Jadi memang ini penting dicari solusinya," ungkapnya dalam webinar Solusi Penyerapan dan Pembiayaan Kopi di Tengah Pandemi, Rabu (23/9).

Lebih lanjut, Teten menegaskan bahwa dirinya diperintahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo untuk mencari cara agar produk-produk yang dihasilkan oleh komoditas pangan mampu diserap sepenuhnya oleh market domestik dan juga ekspor.

Teten menegaskan bahwa pihaknya tengah mencoba mengaplikasikan beberapa skema antara lain melibatkan koperasi yang ada di sekitar daerah produsen kopi untuk membeli langsung dari petani. Lalu untuk pembiayaan akan ada penguatan koperasi dan mengupayakan koperasi mampu terhubung langsung dengan offtaker yakni BUMN atau swasta.

"Alternatif lain kalau offtaker saat ini tidak berani untuk beli kopi, solusinya menggunakan resi gudang. Makanya kita ingin mencari solusi yang baik untuk menyerap produk pangan ini," pungkas Teten. (Des/A-1)

BERITA TERKAIT