23 September 2020, 14:30 WIB

Lebih 15 Ribu Praktisi Medis Dapat Pelatihan dari Lembaga Jerman


Deri Dahuri | Humaniora

LEBIH dari 15 ribu praktisi medis di Indonesia telah mengikuti lebih 200 program latihan sejak 2009 yang diselenggarakan  Aesculap Academy Indonesia yang berkolaborasi dengan asosiasi dan fakultas kedokteran di seluruh Indonesia.

Dengan metode dan teknologi inovatif,  Aesculap Academy Indonesia yang memiliki training center di Tabanan, Bali, memberikan beragam pelatihan inovatif mulai dari Hands-On Workshops hingga Hand Hygiene e-Learning.

Perlu diketahui bahwa Aesculap Academy adalah sarana pelatihan dan edukasi dari seluruh Grup B. Braun yang berpusat di Tuttlingen, Jerman, dan telah hadir secara global di lebih dari 40 negara.

Setiap tahun, sekitar 2.000 pelatihan dan edukasi medis diadakan untuk kurang lebih 70 ribu peserta. Saat ini, Aesculap Academy telah menjadi salah satu lembaga pelatihan medis terkemuka di dunia.

Dalam pelatihan, penyelanggara bekerja sama dengan institusi medis seperti Royal College of Surgeon of Edinburgh dan Kolegium Ilmu Bedah Indonesia dalam pelatihan Basic Surgical Skill.

Pelatihan juga bekerja sama dengan Perhimpunan Bedah Endo-laparoskopi Indonesia dalam pelatihan Advanced Minimally Invasive Surgery.

Presiden Direktur B. Braun Indonesia, Rainer Ruppel, mengungkapkan, "Kami percaya dan berkomitmen untuk mewujudkan visi B. Braun, melindungi dan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat dunia.”

“Oleh karenanya, kami bekerja sama dengan asosiasi-asosiasi medis di Indonesia guna meningkatkan taraf pelayanan dan memastikan para praktisi medis Indonesia memiliki akses pada pendidikan dan pelatihan berkualitas tinggi,” jelasnya.

September 2020, Aesculap Academy merayakan hari jadinya yang ke-25. Tepat seperempat abad yang lalu pusat pelatihan Aesculapium di Tuttlingen, Jerman, mulai beroperasi.

 "Selama 25 Tahun kami telah mendukung perkembangan ilmu kedokteran dengan pelatihan kami dan program edukasi lanjutan. Kami mengajarkan keahlian untuk meningkatkan keselamatan pasien dan staf medis serta membuat prosesnya berjalan lebih efektif," kata dr. Bernadette Tillmans-Estorf, Senior Vice President Group Communications and Chief Communications Officer B.Braun. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT