23 September 2020, 15:05 WIB

November 2020, Kepastian Umrah Warga di Luar Arab Saudi


Zubaedah Hanum | Humaniora

IBADAH umrah di masa pandemi covid-19 akan dilakukan lewat tiga tahapan, dimulai dengan mengizinkan warga negara Arab Saudi dan ekspatriat yang tinggal di sana (mukimin) untuk berumrah mulai 4 Oktober 2020 nanti.

Menurut Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali, informasi itu didapatnya dari Saudi Press Agency sebagai link berita resmi yang terhubung dengan Kementerian Dalam Negeri Saudi..

Tahap pertama, adalah mengizinkan 30% jemaah dari warga negara Saudi dan ekspatriat yang tinggal di sana (mukimin) untuk menunaikan ibadah umrah mulai 4 Oktober 2020 M.

“Izin ini hanya untuk 30% dari kapasitas Masjidil Haram sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan penyebaran Covid-19, yaitu enam ribu jemaah umrah per hari,” ujar Endang dalam keterangan resminya, Rabu (23/9).

Tahapan kedua ialah mengizinkan ibadah umrah dan salat di Masjidil Haram bagi 75% jemaah dari warga negara Saudi dan mukimin mulai 18 Oktober 2020 M.

“Jumlahnya bertambah menjadi  75% dari kapasitas Masjidil Haram sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan, atau 15 ribu jemaah umrah per hari dan 40 ribu jamaah salat per hari,” jelasnya.

Pada tahap ketiga, Pemerintah Arab Saudi akan mengizinkan ibadah umrah dan salat bagi warga Saudi, mukimin dan warga dari luar kerajaan. Rencananya akan dimulai pada 1 November 2020 M sembari menunggu pengumuman resmi kondisi pandemi Covid-19.

Pada tahap ini, sahut Endang Jumali, Masjidil Haram diharapkan dapat menampung 100% sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan yaitu, 20 ribu jamaah umrah per hari dan 60 ribu jemaah salat per hari.

“Kementerian Kesehatan Saudi nantinya akan merilis daftar negara dari luar kerajaan yang diizinkan masuk atau memberangkatkan jemaah.  Kemenkes tentu akan mempertimbangkan perkembangan pandemi dan resiko kesehatan dari negara-negara tersebut,” tandasnya. (H-2)

BERITA TERKAIT