23 September 2020, 14:18 WIB

Ada Warga Tasikmalaya Jadi Korban Banjir Bandang Sukabumi


Kristiadi | Nusantara

WARGA Kabupaten Tasikmalaya dikabarkan menjadi korban banjir bandang di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Korban bernama Anang, 21 warga Kampung Sorogati, Dusun Muncang, Desa Sukabakti, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya. Camat Sodonghiliir, Ari Fitriadi membenarkan pihaknya telah mendapat kabar dari kepala desa bahwa ada warganya menjadi korban banjir bandang di Kabupaten Sukabumi yang hingga kini belum ditemukan.

"Kami sudah mendapatkan kabar dari kepala desa hingga melaporkannya ke kepala BPBD Kabupaten Tasikmalaya, supaya mengecek kebenaran kabar itu ke Kabupaten Sukabumi. Sampai sekarang korban belum diketahui keberadaannya. Masih dicari. Namun kabar lainnya ada warga Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya bernama Jured ditemukan telah meninggal dunia," kata Ari, Rabu (23/9).

Anang dan Jured ini sama-sama bekerja di pabrik roti di Sukabumi. Sebagian besar karyawan hingga pemilik roti berasal dari Tasikmalaya menjadi korban banjir bandang Sukabumi.

"Korban selamat bernama, Ade Diast, Noneng Novila, Calsa Lita, Dede Nurmala, Aden, Edi Supriadi, Ita Heryani, Iswah Mahmudin, warga Sodonghilir. Kemudian Fikriansyah, Irham Hijbulloh, Dede Nurhidayat, Rosid, Yamin, Ai Ela Pebriani warga Kecamatan Padakembang. Sedangkan Nanang Ruhimat, warga Kecamatan Sukaratu, Idan, warga Kecamatan Salopa dan Arip, warga  Kecamatan Bantarkalong," lanjutnya.

baca juga: Banjir Bandang Hantam 12 Desa di Tiga Kecamatan di Sukabumi

Laporan korban banjir bandang asal Tasikmalaya dibenarkan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya Nuraedidin. Hingga kini masih ada satu orang dalam pencarian, 17 orang selamat dan satu orang lainnya meninggal dunia.

"Kami sudah mendapatkan informasi hingga data korban atas kejadian banjir bandang itu. Kita juga akan konfirmasi kepada Pemkab Sukabumi. Saat ini BPBD Kabupaten Tasikmalaya baru menyampaikan data nama, umur dan alamat warga Sodonghilir supaya mendapatkan kepastian dan mudah-mudahan bisa secepatnya ditemukan," paparnya. (OL-3)


 

BERITA TERKAIT