23 September 2020, 13:55 WIB

Umrah Dibuka Lagi, Indonesia Tunggu Lampu Hijau dari Arab Saudi


Zubaedah Hanum | Humaniora

KERAJAAN Arab Saudi berjanji akan merilis daftar negara yang diizinkan untuk memberangkatkan jemaah umrah, setelah membuka kembali penyelenggaraan umrah terbatas bagi warga negara dan ekspatriat yang tinggal di sana.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Nizar menyampaikan hal itu dalam keterangan resminya, Rabu (23/9).

“Saudi dalam pengumumannya menyebut akan merilis daftar negara mana saja yang akan mendapatkan izin memberangkatkan jemaah umrah. Jadi kami masih menunggu rilis dari Kemenkes Saudi. Kami berharap Indonesia termasuk yang mendapat izin memberangkatkan,” ujarnya.

Menurut Nizar, pihaknya selama ini terus melakukan koordinasi, baik dengan Konsul Haji KJRI Jeddah, maskapai penerbangan maupun Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) terkait persiapan jika penyelenggaraan ibadah umrah kembali dibuka.

Koordinasi antara lain, dengan membahas prioritas pemberangkatan jemaah umrah yang tertunda sejak 27 Februari 2020, serta penerapan protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

"Kita minta jemaah umrah yang tertunda menjadi prioritas untuk diberangkatkan.  Kita juga membahas penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan umrah di masa Covid-19 bersama dengan Kemenkes,” lanjutnya.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus M Arfi Hatim mengatakan, sambil menunggu kepastian dari Pemerintah Saudi termasuk kesiapan semua layanan di Saudi, persiapan tetap dilakukan oleh Indonesia .

“Kami akan melakukan sosialisasi kepada PPIU dan jemaah terkait penerapan protokol kesehatan. Kami juga akan minta kepada PPIU untuk menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan manasik umrah yang mereka lakukan,” terang Arfi. (H-2)

BERITA TERKAIT