23 September 2020, 10:48 WIB

Kebakaran Lahan Nyaris Lahap Kampus Politeknik Christo Re Maumere


Gabriel Langga | Nusantara

KEBAKARAN lahan kembali terjadi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Kali ini kebakaran terjadi di lahan milik kampus Politeknik Christo Re Maumere yang terletak di Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok.

Kebakaran yang terjadi pada Selasa (22/9) malam itu nyaris membakar bangunan kampus Politeknik Christo Re Maumere.

Berdasarkan pantauan Media Indonesia, lahan yang terbakar itu merupakan kebun kelapa milik kampus Politeknik Christo Re Maumere.

Baca juga: Kebakaran Toko di Bireuen, Ibu dan Dua Anak Tewas

Api dengan cepat membesar akibat tiupan angin kencang. Beruntung sekali api tersebut tidak mencapai bangunan kampus.

Kejadian ini memantik perhatian warga setempat. Pasalnya, lokasi kebakaran itu berdekatan dengan pemukiman warga setempat.

Beruntung sekali, ketika mendapatkan informasi kebakaran, petugas Pemadam Kebakaran langsung cepat tiba di lokasi kejadian dengan mengerahkan dua unit mobil damkar dan dua mobil tangki air. Sekitar satu jam lamanya api itu berhasil dipadamkan petugas.

Kasie Pengendalian Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sikka Tarsisius Sili Taka mengatakan kebakaran ini diduga akibat ada warga yang membuang puntung rokok di lokasi tersebut.

"Kebakaran ini terjadi di lahan milik kampus Politeknik Christo Re Maumere. Api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan karena lokasi kebakaran ini terjadi di tepi jalan raya," papar Sili Taka kepada Media Indonesia, Rabu (23/9).

Ia mengatakan, akibat kebakaran ini, puluhan pohon kelapa terbakar namun tidak ada korban jiwa. Dia menjelaskan luas lahan yang terbakar ini diperkirakan mencapai setengah hektare.

"Dalam tiga bulan terakhir, di Kabupaten Sikka marak terjadinya kebakaran lahan. Karena itu, warga diminta waspada dan tidak membakar lahan saat membuka lahan baru atau membuang sembarangan puntung rokok," pungkas dia (OL-1)

BERITA TERKAIT