23 September 2020, 09:38 WIB

Berubah Pikiran, Barcelona tidak Izinkan Suarez Pergi Gratis


Dero Iqbal Mahendra | Sepak Bola

MASA depan Luis Suarez kembali terombang-ambing setelah Barcelona berubah pikiran dengan kebijakan transfernya terkait sang pemain.

Barcelona, sebelumnya, menjanjikan Suarez akan dilepas secara gratis lantaran ingin membuat ruang di tim sekaligus mengurangi beban gaji klub karena Suarez tidak masuk dalam rencana pelatih Barcelona Ronald Koeman.

Namun, kini, seperti dengan Messi, Barcelona ingkar janji dan tidak ingin sang pemain pergi dengan gratis.

Baca juga: Agen Gareth Bale Kecam Perlakuan Buruk Real Madrid

ESPN melansir bahwa Suarez dikabarkan sangat marah dengan sikap Barcelona karena dirinya sudah hampir merapat ke klub rival Atletico Madrid setelah kepindahannya ke Juventus kandas.

Suarez disebut mulai mempertimbangkan melakukan konferensi pers bersama pengacaranya bila situasi ini tidak segera diselesaikan Barcelona dan akan menjelaskan dari sudut pandangnya akan hal ini.

Mantan pemain Liverpool itu meyakini kesepakatan verbal yang telah dicapai terkait pemutusan kontrak lebih awal dengan Barcelona minggu ini harus dihormati.

Tim kuasa hukum Suarez memang sudah bernegosiasi dengan pihak Barcelona terkait kesepakatan klub dengan kliennya sejak keputusan Suarez tidak masuk rencana Koeman.

Titik cerah negosiasi hadir pada Senin (21/9), saat Suarez akan merelakan persentase uang di masim terakhirnya di Barcelona dan klub akan membiarkannya pergi dengan status bebas transfer, selama ia tidak bergabung dengan tim tertentu. Misalnya Real Madrid, Manchester United, Manchester City, and Paris Saint-Germain serta sejumlah klub lain, namun tidak termasuk Atletico Madrid.

Di sisi lain, sumber ESPN menyebutkan Atletico telah mencapai kesepakatan dengan Suarez pada Senin (21/9) dan berharap segera menuntaskan transfer tersebut segera setelah transfer peminjaman Alvaro Morata ke Juventus terkonfirmasi.

Namun, Barcelona nyatanya menghentikan upaya pemutusan kontrak Suarez. Hal tersebut dilakukan lantaran Barcelona tidak ingin memperkuat tim rival untuk perebutan gelar juara, khususnya secara gratis dan tetap membayarkan gaji sang pemain hingga Juni.

Barcelona memang memiliki trauma melepas pemain andalan ke klub rival. Keputusan melepas David Villa ke Atletico pada 2013 masih menghantui Barcelona ketika Rojiblancos menjuarai La Liga dan membuat Barcelona angkat koper dari Liga Champions dalam perjalanannya ke final.

Suarez sendiri sangat berharap bisa bergabung ke Atletico dengan tetap berada di Spanyol dan ingin bekerja di bawah arahan Diego Simeone yang mampu mendorong Atletico untuk terus maju.

Suarez tidak mengerti posisi Barcelona, terlebih dengan kesepakatan yang sudah dicapai akan pemutusan kontraknya dan dirinya yang tidak masuk rencana pelatih.

Suarez tidak tampil dalam satu pun pertandingan pramusim Barcelona karena didorong untuk pergi. Bahkan Suarez telah menolak untuk pindah ke Inter Miami sebagai pemain bergaji tertinggi di Major League Soccer, yang belakangan akhirnya jatuh ke Gonzalo Higuain. (ESPN/OL-1)

BERITA TERKAIT