23 September 2020, 05:50 WIB

14 Perkantoran dan 118 Restoran Disegel


Faj/Put/Dmr/J-2 | Megapolitan

OPERASI yustisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang digelar petugas gabungan dari Polda Metro Jaya, Komando Daerah Militer Jayakarta, Kejaksaan Tinggi DKI, serta Pemerintah Provinsi DKI (Dinas Perhubungan dan Satpol PP) dinilai efektif.

Tercatat, selama delapan hari operasi, petugas telah menyegel 14 perkantoran dan 118 restoran karena terbukti melanggar Pergub Nomor 88 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Pergub 33/2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta.

Selain itu, menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, kemarin, operasi yang dimulai sejak 14 September juga telah mengumpulkan denda sebanyak Rp313 juta dari 2.115 pelanggar.

Yusri mengatakan secara kesuluruhan petugas telah menindak 55.778 pelanggar. Perinciannya 26.272 diberi teguran tertulis dan 1.471 diberi teguran lisan. Kemudian, sebanyak 25.920 orang diberi sanksi sosial. “Untuk sanksi sosial itu sebanyak 25.920 dengan menyapu dan beberapa tindakan yang dilakukan oleh petugas di lapangan,” katanya.

Secara terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau Ariza mengatakan operasi yustisi efektif menekan pelanggaran protokol kesehatan. Namun, Ariza menegaskan operasi tersebut harus tetap ditingkatkan untuk menimbulkan kesadaran protokol kesehatan pada masyarakat di tengah pandemi covid-19.

“Iya, operasi yustisi cukup baik, ya, cukup efektif. Namun, ini sesuai dengan pemerintah pusat terus ditingkatkan. Aparatnya TNI, Polri, bahkan Satpol PP, PNS, semua jajaran kami juga terjun setiap hari, tidak hanya sejak Senin (14/9), tapi sejak awal pandemi,” kata Ariza.

Politikus Partai Gerindra itu menambahkan, selain operasi yustisi, Pemerintah Provinsi DKI merangkul semua unsur masyarakat untuk memantau dan mengawasi protokol kesehatan di tengah masyarakat. “Kunci terbaik untuk memutus mata rantai adalah melaksanakan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” tandasnya. (Faj/Put/Dmr/J-2)

BERITA TERKAIT