23 September 2020, 03:15 WIB

Pembalasan the Citizens


Akmal Fauzi | Sepak Bola

WOLVERHAMPTON Wanderer begitu menakutkan bagi Manchester City karena dua kekalahan di musim lalu. 

Namun, di Liga Primer musim ini the Citizens julukan Manchester City menuntaskan pembalasan dengan kemenangan 3-1 di markas Wolverhampton, Stadion Molineux, kemarin.

Musim lalu, Wolves sebutan Wolverhampton ialah momok bagi City. Juru taktik Pep Guardiola dipermalukan 0-2 di kandang sendiri serta dipaksa takluk 2-3 di Molineux. Karena itu, Pep merasa anak asuhnya mampu keluar dari laga yang sulit dengan raihan angka penuh. 

“Kami tahu betapa sulitnya pertandingan ini. Kami membutuhkan lebih banyak waktu untuk mendapatkan kondisi terbaik kami, tetapi ini awal yang bagus,” kata Guardiola, juru taktik asal Spanyol itu.

“Kemenangan ini sangat penting. Namun, ini masih pertandingan pertama. Sebelumnya ada 114 poin yang tersedia dan sekarang tinggal 111 poin,” lanjut mantan pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen itu.

Sementara itu, Kevin De Bruyne layak dinobatkan sebagai pemain terbaik di duel itu. Gelandang energik itu membuka kemenangan dari titik penalti pada menit ke-20. Pemain asal Belgia itu merangsek ke kotak penalti Wolves yang memaksa Romain Saiss menjatuhkannya.

De Bruyne tanpa cela saat mengeksekusi penalti tersebut. Gelandang tim nasional Inggris Phil Foden menggandakan keunggulan City menjadi 2-0 pada menit ke-32. Tuan rumah sempat memperkecil skor pada menit ke-78 lewat gol Raul Jimenez. 

Striker City asal Brasil Gabriel Jesus memastikan kemenangan timnya di akhir laga. “Kami tahu kami harus memulai dengan baik. Wolverhampton telah menjadi tim yang agak merepotkan bagi kami dalam beberapa musim terakhir. Jadi, sangat menggembirakan karena kami bisa bermain bagus,” kata De Bruyne.

Dari segi permainan De Bruyne tak mempermasalahkan cara bermain City, khususnya di babak pertama. Namun, permainan Man City sedikit goyang ketika memasuki babak kedua.

“Saya pikir kami bermain sangat baik. Jelas di babak kedua lebih sulit karena mereka kuat secara ofensif. Namun, kami bermain aman dan tidak mengambil banyak risiko,” jelas De Bruyne.


Putus rekor buruk

Dari ajang Seri A Liga Italia, AC Milan memetik kemenangan pada laga perdana, kemarin. 

Saat bermain di San Siro, Rossoneri membuka musim dengan manis lantaran mampu mengalahkan Bologna dengan skor 2-0 lewat gol yang diborong bomber gaek Zlatan Ibrahimovic.

Hasil itu menjaga tren positif yang mereka miliki sejak musim lalu. Sejak restart kompetisi 2019-2020 pada pertengahan Juni lalu, Milan telah menjalani 12 pertandingan tanpa kalah.

Kemenangan itu juga memutus rekor buruk AC Milan dalam dua musim terakhir yang tidak pernah menang di laga perdana. Pelatih Milan, Stefano Pioli, menginginkan timnya untuk tampil ambisius. 

“Kami harus ambisius, tapi tujuan kami jelas. Kami harus terus mencoba melakukan yang lebih baik daripada musim lalu karena fi nis keenam (musim lalu) bukanlah sesuatu yang luar biasa untuk klub ini,” kata Pioli. (BBC/Footballitalia/R-2)

BERITA TERKAIT